Lapas Muaradua Terus Tingkatkan Keterampilan Bagi Warga Binaannya

OKU Selatan, LHI.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua terus berupaya untuk meningkatkan keterampilan bagi warga binaan. kini terobosan baru yang bakal digeluti oleh warga binaan adalah pembuatan ucapan atau karangan bunga pada berbagai acara ceremonial penting. Pengarahan konsep sebelum pembuatan Ploris papan bunga oleh pak Kresna Hadi Kasubsi Bimker. Agar papan bunga di kerjakan sesuai dengan pesanan. Nampak para pembuat Ploris sibuk bekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Wartel Pas di sediakan untuk para tahan lembaga Pemasyarakatan Muaradua. Gunanya untuk menghubungi keluarga mereka. Di karenakan di masa pandemi Covid-19 lapas tidak menerima besukan. Untuk menjaga jarak tertular nya Covid-19. Sehingga mempermudah penghuni lapas bisa berhubungan langsung dengan keluarga mereka. Kepala Lapas Muaradua, Surakhmat, A.Md.IP., S.Sos. mengatakan, melihat peluang serta keterampilan yang linier dengan kemampuan warga binaan, maka kita akan membuka usaha tersebut depan lapas, yang merupakan karya warga binaan.

“Pelaku usaha serta persaingan jenis usaha ini (baca: Florist) belum banyak di Muaradua, maka kita manfaatkan peluang besar ini, bisa menjadi bekal berharga bagi warga binaan kelak usai menjalani masa pidananya di lapas Muaradua" ujar Surakhmat. Kalapas mengatakan pembuatan karangan ini memang memerlukan keuletan, kesabaran serta tangan yang terampil. Warga binaan lapas awalnya kita lakukan "assessment" guna melihat skill awal mereka, kemudian kita datangkan langsung trainer dari bisnis serupa asal Palembang, yang akan memberikan pelatihan dasar 'florist' ini.

“Tujuan kami adalah hanya ingin memberi keterampilan kerja serta pengetahuan bagi warga binaan. Ini juga akan kita laporkan kepada pimpinan untuk mendapatkan support dan dukungan. Kami juga akan menerima pesanan dari masyarakat Muaradua dan sekitarnyahasil dari pesanan kita masukkan ke PNBP," tuturnya. “Saya berharap, nanti apabila warga binaan bebas, mereka telah mengantongi keterampilan itu, sehingga bisa membuka usaha ini untuk membantu perekonomian mereka. Usaha ini cukup menjanjikan” tandasnya (BAS/HIM)

Post a Comment

0 Comments