Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gelar Acara Refleksi dan Evaluasi Akhir Pengawasan Bersama Panwascam Pada Pilkada 2020

 


Pangandaran LHI

Usai pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pangandaran tahun 2020 kemarin, untuk mengevaluasi apa saja yang perlu di perbaiki untuk pemilu di masa yang akan datang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran adakan kegiatan refleksi dan evaluasi akhir pengawasan yang dilaksanakan HAU Citumang, pangandaran. Sabtu (13/3/2021).Hadir pada kesempatan acara tersebut, Bawaslu RI, ketua Bawaslu Jawa Barat,  Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, dan para ketua panwas kecamatan, dari 10 kecamatan.

Pada sambutannya  Koordinator Divisi Humas Dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jabar, Loli suhenti mengatakan, hari ini Pemilukada di kabupaten Pangandaran sudah selesai, Bupati dan Wakil Bupatinya sudah dilantik, namun level Panwascam Pemilukada Tahun 2020 tidak bisa di hilangkan, sekarang kuda berada di tahun 2021, maka bukan berarti tugas Panwascam selesai, sebagai warga kabupaten Pangandaran maka kewajiban kita masih panjang, sebagai orang orang pendekar yang posisinya terdepan ketika Pilkada 2020, maka tanggung jawab untuk memastikan spirit dan prespektif akan tetap hidup di Pangandaran, dan tidak hanya hidup hari ini tetapi sampai Pilkada yang akan datang.

Masih kata Loli, sekedar laporan saja, Bawaslu Kabupaten Pangandaran ini dalam penanganan pelanggarannya dari 288 perkara di Pilkada 2020, menempati urutan kedua tertinggi, dalam penanganan pelanggaran Pilkada dengan posisi kasus 53 perkara, yang menariknya adalah No 1 tertinggi merupakan laporan dari masyarakat.

"Artinya publik di Kabupaten Pangandaran ini memang publik- publik yang kritis berani melaporkan ketika menemukan pelanggaran.

"Akan tetapi disisi lain semua itu membuat teman teman ini harus berhadapan dalam situasi- situasi khusus, dimana situasi yang penuh tekanan, karena Pilkada Pangandaran ini potret Bawaslu yang sering banget di demo, sehingga teman- teman Bawaslu di Pangandaran ini membutuhkan pleksibilitas dan kematangan sikologis, juga membutuhkan kecakapan dalam bekerja termasuk merespon berbagai gugatan ataupun pertanyaan publik, paparnya

Masih kata dia, dalam konteks hari ini, tadi pagi kita sudah meresmikan TPID yang ada di Kabupaten Pangandaran, sehingga ini menjadi momentum juga, Pangandaran ini menjadi podasisasi Bawaslunya lembaga yang terbuka memberikan informasi, karena gongnya sudah di pukul."Banyak hal yang jadi pembelajaran positif, tetapi pembelajaran positif itu otomatis menjadi tantangan untuk dipertahankan dan diperbaiki terus menerus, katanya.

"Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas dedikasi teman teman panwascam Pilkada 2020, saya memahami betul situasinya tidaklah mudah, benturan sana sini, kadang kita juga harus berbenturan dengan tetangga bahkan dengan orang yang dekat dengan kita, tapi itulah perjuangan yang harus kita lakukan.

"Untuk itu, seluruh dedikasi yang baik yang telah teman teman panwascam torehkan melalui Pilkada 2020 kemarin, kami secara kelembagaan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, pungkasnya. (AS)*

Post a Comment

0 Comments