Melihat Kondisi Bangunan Madrasah Diniyah Alqomariyah Sudah Memprihatinkan, Warga Bergotong Royong Merenovasi


Pangandaran LHI

Melihat kondisi Bangunan Yayasan Pendidikan Madrasah Diniyah Alqomariyah yang terletak di Dusun Kemplung, Desa Karangbenda Pelintahan Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran sangat darurat dan memprihatinkan, warga sekitar tempat tersebut dengan sukarela bergotong royong lakukan renovasi.

Bangunan yang sudah berdiri puluhan tahun  ini sangatlah butuh perhatian dari berbagai pihak, dengan kondisi atap dan bangunan yang sudah lapuk termakan usia, pastinya putra putri penerus bangsa sangat kurang nyaman dalam melakukan proses belajar mengajar sebab, terlihat dari dinding tembok sudah terkelupas  dan pelapon atap sudah banyak yang terlepas bahkan kayu penahan genting sudah lapuk dan hampir rubuh, apalagi saat ini musim hujan di khawatirkan bangunan tidak kuat menahan air.

Saat LHI  tinjau di lakosi Senin (15/2/2021) nampak terlihat puluhan warga sedang membongkar atap bangunan madrasah Diniyah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Menurut Misbah Farid (50) pemilik yayasan menyebutkan, "Awalnya bangunan tersebut memang akan di rehab setelahnya ada bantuan dari pemerintah, pasalnya beberapa bulan lalu kita sudah mengajukan proposal, namun hingga hari ini tidak kunjung datang, paparnya.

Melihat kondisi bangunan yang sudah lapuk, akhirnya kami bersama warga bersepakat untuk segera merenovasi bangunan tersebut daripada bangunan madrasah Aqomariyan ini ambruk dengan sendirinya.

Misbah juga  menambahkan, bahwa jumlah siswa di madrasah Diniyah Alqomariyah ini  ada 50 orang lebih, namun perserta didik di Madrasah Diniyah Alqomariyah tersebut saat ini proses kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung karena pandemi Coronavirus Disease atau covid-19, paparnya

Sementara salahsatu warga sekitar bernama Didin (35) mengatakan, dirinya dan warga masyarakat lainnya ikut bergotong royong merenovasi bangunan Madrasah Diniyah Alqomariyah ini bentuk kepedulian terhadap pendidikan agama isalam, karena semua anak didik di madrasah Diniyah ini merupakan warga sekitar Dusun Kemplung, jelasnya.

Untuk itu dengan sukarela warga dibantu para dermawan juga pengusaha sehingga kegiatan ini Alhamdulillah berjalan lancar

Didin juga membeberkan sekolah Diniyah Alqomariyah ini sudah banyak mencetak generasi islami, dan sudah banyak tamatan dari sekolah Diniyah ini yang menjadi orang  berbagai profesi dari mulai pengusaha, ustadz, bahkan sampai jadi pegawai negri", pungkasnya.

Kami selaku warga masyarakat sangat berharap agar bangunan sekolah dan kebutuhan alat belajar mengajar dapat diperhatikan oleh permerintah dan kementrian agama serta para dermawan karena pendidikan agama sangat penting bagi generasi muda yang harus mendapatkan pendidikan islami sejak dini. (AS)bergotong royong lakukan renovasi.

Bangunan yang sudah berdiri puluhan tahun  ini sangatlah butuh perhatian dari berbagai pihak, dengan kondisi atap dan bangunan yang sudah lapuk termakan usia, pastinya putra putri penerus bangsa sangat kurang nyaman dalam melakukan proses belajar mengajar sebab, terlihat dari dinding tembok sudah terkelupas  dan pelapon atap sudah banyak yang terlepas bahkan kayu penahan genting sudah lapuk dan hampir rubuh, apalagi saat ini musim hujan di khawatirkan bangunan tidak kuat menahan air.

Saat LHI  tinjau di lakosi Senin (15/2/2021) nampak terlihat puluhan warga sedang membongkar atap bangunan madrasah Diniyah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Menurut Misbah Farid (50) pemilik yayasan menyebutkan, "Awalnya bangunan tersebut memang akan di rehab setelahnya ada bantuan dari pemerintah, pasalnya beberapa bulan lalu kita sudah mengajukan proposal, namun hingga hari ini tidak kunjung datang, paparnya.

Melihat kondisi bangunan yang sudah lapuk, akhirnya kami bersama warga bersepakat untuk segera merenovasi bangunan tersebut daripada bangunan madrasah Aqomariyan ini ambruk dengan sendirinya.

Misbah juga  menambahkan, bahwa jumlah siswa di madrasah Diniyah Alqomariyah ini  ada 50 orang lebih, namun perserta didik di Madrasah Diniyah Alqomariyah tersebut saat ini proses kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung karena pandemi Coronavirus Disease atau covid-19, paparnya

Sementara salahsatu warga sekitar bernama Didin (35) mengatakan, dirinya dan warga masyarakat lainnya ikut bergotong royong merenovasi bangunan Madrasah Diniyah Alqomariyah ini bentuk kepedulian terhadap pendidikan agama isalam, karena semua anak didik di madrasah Diniyah ini merupakan warga sekitar Dusun Kemplung, jelasnya.

Untuk itu dengan sukarela warga dibantu para dermawan juga pengusaha sehingga kegiatan ini Alhamdulillah berjalan lancar

Didin juga membeberkan sekolah Diniyah Alqomariyah ini sudah banyak mencetak generasi islami, dan sudah banyak tamatan dari sekolah Diniyah ini yang menjadi orang  berbagai profesi dari mulai pengusaha, ustadz, bahkan sampai jadi pegawai negri", pungkasnya.

Kami selaku warga masyarakat sangat berharap agar bangunan sekolah dan kebutuhan alat belajar mengajar dapat diperhatikan oleh permerintah dan kementrian agama serta para dermawan karena pendidikan agama sangat penting bagi generasi muda yang harus mendapatkan pendidikan islami sejak dini. (AS)

 

 

Post a Comment

0 Comments