Forkopimda Kabupaten Rohil Kunjungi Kampung Tangguh Nusantara Ketahanan Pangan Sastra Parahita Bhayangkara


Rokan Hilir, LHI –

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengunjungi Kampung Tangguh Nusantara Polda Riau "Kelompok Tani Sastra Parahita Bhayangkara" binaan Bhabinkamtibmas Balam Jaya, Polsek Bagan Sinembah, Polres Rohil dalam rangka panen jagung dan penanaman bawang merah yang terletak di Wilayah Area II Perkebunan PT. Salim Ivomas Pratama Tbk. (PT.SIMP), Dusun Palm Agung, Desa Balam Jaya, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Sabtu (13/2/21) pukul 10.00 WIB.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Bupati Rohil diwakili oleh Wakil Bupati Rohil Drs. H. Jamiludin, Ketua DPRD Kabupaten Rohil Maston, Ketua Ketahanan Pangan Kabupaten Rohil, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi, S.H., S.I.K., Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Agung Rahman Wahyudi, S.I.P., M.I.Pol., Camat Balai Jaya Samsuhir, S.Pd., Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., Komandan Koramil 03/Bgs Kapten Inf Y Mendrofa, Kepala Desa Balam Jaya Suryadi, S.Sos., M.I.P., Bhabinkamtibmas Balam Jaya Bripka Ronny R. Marbun beserta seluruh Bhabinkamtibmas Se-Polsek Bagan Sinembah, Babinsa Balam Jaya Sertu Ganda Pardosi beserta seluruh Babinsa Se-Koramil 03/Bgs., Area Manager Agronomi (AMA) II Riau Anang Wahyu Wibowo beserta Para Staf Perkebunan PT. SIMP, Kepala Klinik Central Kayangan dan para petani.

Kapolres menyampaikan bahwa dalam rangka ketahanan pangan ini, juga dari program Kapolda Riau kita diberi tugas dan tanggungjawab untuk membuat ketahanan pangan di Desa - desa dengan program satu Bhabinkamtibmas satu pembinaan ketahanan pangan minimal satu hektar.


"Kita ada 104 Bhabinkamtibmas yang wajib memiliki pembinaan ketahanan pangan di Desanya masing-masing, dan Alhamdulillah berkat sinergi dengan TNI, kemudian dengan Pemerintah dalam hal ini Bapak Penghulu, sekarang ini kita sudah mencapai 74 Bhabinkamtibmas yang sudah memiliki binaan masyarakat dan binaan ketahanan pangan minimal satu hektar di Desa masing-masing dan akan menyusul yang lainnya," pungkas Nurhadi.

Karena memang di tengah Pandemi Covid-19 saat ini industri lain sudah pada rontok, hanya perkebunan dan pertanian yang lebih suklus atau lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Maka dari Bapak Kapolda juga sudah menyampaikan bahwa kita wajib ada program satu Bhabinkamtibmas satu pembinaan ketahanan pangan minimal satu hektar, mudah mudahan dengan dukungan bapak Bupati yang diwakili Bapak Wakil Bupati, kemudian Bapak Dandim program tersebut dapat kita laksanakan atau kita jalankan," tutur Kapolres Rohil.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat membantu, terutama kelompok tani yang merupakan karyawan maupun masyarakat tempatan karena di perusahaan tersebut sudah ada desa.

"Di forum ini kami juga meminta kepada perusahaan kemaren sudah kita sampaikan dengan ada kegiatan dari pimpinan untuk koordinasi kita dengan perusahaan perusahaan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir ini untuk dapat menyisihkan sedikit lahannya untuk digunakan oleh masyarakat maupun karyawan karena memang harus KTP tempatan untuk dapat menggunakan sebagai ketahanan pangan, kemaren sudah kita buat draf dan kota ajukan ke perusahaan perusahaan tersebut, mudah mudahan ada feedback dari perusahaan dengan program CSR nya dari perusahaan untuk dapat menghidupi masyarakat ini dan ketahanan pangan ini bisa bergulir," ucap Kapolres Rohil.


"Dan nanti mohon kami dibantu, karena ini sudah menjadi program pimpinan dan kita harus menjalankan dengan baik, kita kemaren ada panggil 14 perusahaan perkebunan untuk membuat program ketahanan pangan dengan menggunakan dana CSR nya dan untuk kesejahteraan masyarakat tempatan," lanjut AKBP Nurhadi.

Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Rokan Hilir menyampaikan bahwa panen perdana program Kampung Tangguh Nusantara hasil ketahanan pangan yang kita laksanakan hari ini adalah tidak lanjut dan bukti nyata dari komitmen pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir dalam mendukung program nasional yaitu menuju Indonesia sebagai Negara Swasembada Pangan, bagaimana telah dicanangkan oleh pemimpin Bangsa yakni pemimpin Republik Indonesia Bapak Joko Widodo .

"Program Kampung Nusantara 2020 yang dicanangkan pemerintah mulanya diprakarsai oleh TNI-Polri, kampung tengah Nusantara ini merupakan upaya inovasi melawan Covid-19 berbasis lingkungan RT/RW serta masyarakat yang diharapkan dapat membantu perekonomian dan mendukung ketahanan pangan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat meringankan dampak Pandemi Covid-19," ucap Wakil Bupati Rohil.

Kehadiran kampung tangguh Nusantara ini merupakan wujud gotong royong masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19, melalui kampung tangguh Nusantara masyarakat tidak hanya membangun kesadaran bersama tetapi juga saling bantu untuk menguatkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Melalui program ini TNI-Polri menguatkan Kampung Tangguh Nusantara dengan program pemanfaatan lahan dan patkarya, pemanfaatan lahan dimaksud dengan penanaman bahan pangan cepat panen untuk membantu kesediaan pangan di masyarakat kita," tutup Drs. H. Jamiludin.

Dalam kunjungan Forkopimda tersebut, para Pimpinan melaksanakan penanaman bawang merah dan panen jagung pipil secara serentak dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan dengan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak (Physical Distancing). (JAHOTMAN SINURAT)

 

 

Post a Comment

0 Comments