Di Masa Pandemi Covid-19, Pendapatan Pedagang Nasi Kuning Di Pangandaran Menurun Drastis


Pangandaran LHI

Cara seseorang dalam mengais rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun, saat ini sangat berbeda dan tidak pernah dibayangkan sebelumnya, sebab, masyarakat khawatir ditengah ancaman pandemi virus Corona.

Berbeda dengan Budi, seorang penjual Nasi kuning di Jalan Raya Parigi, tepatnya didepan pasar Sukasari Kabupaten Pangandaran, sejak virus Covid-19 mewabah, pembeli semakin sepi dan berdampak buruk pada omzet.

“Sudah hampir enam bulan pendapatan berkurang, yang biasanya sehari kita menghabiskan 10 kg beras kini hanya menghabiskan 5 kg, artinya penghasilan yang di dapat turun 50 persen, mungkin masyarakat takut keluar rumah karena ada virus Corona,” tuturnya kepada  LHI, Minggu (7/2/2021).

Budi sangat optimis dengan kondisi tersebut dan berdoa agar secepatnya berlalu. Ia mengungkapkan sebelum adanya pembatasan aktivitas masyarakat, usaha itu bisa menghabiskan 100 porsi.“Sekarang paling banyak 40 porsi saja yang laku terjual. Itupun pembeli kebanyakan minta dibungkus.

Ia berharap agar Vandemi covid-19 ini segera berakhir, pasalnya, dampak dari wabah virus Corona ini berpengaruh terhadap omset pendapatan harian.“Kalau terus menerus terjadi seperti ini, maka pendapatan kami selaku pedagang kecil akan hilang, bahkan bisa saja usaha kami tidak berjalan lagi, pungkasnya. (AS)*

 

Post a Comment

0 Comments