18 Tahun Kota Banjar, Dinas PU Kota Banjar Perbaiki Sistem dan Ajak Semua Lapisan Masyarakat Peduli Pembangunan Berkualitas Bersama-sama Sesuai Profesi


Banjar, LHI

Momentum datangnya hari ulang tahun merupakan tonggak segala alur kehidupan sebagai barometer dan evaluasi diri dengan tidak terlepas dari rasa semakin mensyukuri diri. Begitupun dengan kini bertambah usianya suatu kota atau pemerintahan dalam perjalanan menggerakan roda Pembangunanya yang telah diamanatkan dalam UUD 45 bahwa arah dan tujuan dari hasil pembangunan itu guna memakmurkan kehidupan rakyatnya.

Kini momentum Hari Jadi Kota Banjar ke-18 Tahun telah tiba, Kota Banjar memperingati hari ulang tahun jati dirinya setiap tanggal 21 Februari pada tiap tahunnya.  Sudah sampai manakah Pemerintah Kota Banjar membangun dapat menakmurkan rakyarnya dan sudah sampai manakah masyarakat Kota Banjar turut serta mensukseskan perjalanan pembangunan di kotanya?

Kepala Dinas PUPR Kota Banjar Ir. H. Tommy Subagja, MM melalui Sekertaris Dinas Maman Suryaman, BAE menyampaikan rasa besar kepedulianya dengan menitikberatkan untuk menciptakan jalanya pembangunan di Kota Banjar dengan mengkolaborasikan seluruh elemen lapisan masyarakat sesuai profesi keahlianya masing - masing.


"Dengan datangnya Hari Jadi Kota Banjar Ke-18  , kita tingkatkan saling kepedulian jalannya pembangunan di Kota Banjar lebih kepada memprioritaskan untuk kepentingan seluruh masyarakat. Stop mementingkan diri sendiri". ijar Maman Suryaman.

Maman Suryaman menerangkan ,bahwa kepedulian dalam membangun Kota Banjar di mulai dari perbaikan dalam mengelola mental kualitas diri baik dari aparatur kepemerintahannya begitupun mental masyarakat Kota Banjar secara menyeluruh.

Dia menambahkanmbahwa pembangunan akan semakin baik dan akan dapat dirasakan manfaatnya apabila semuanya dapat meningkatkan kesadaran diri dari semua pihak. Sehingga pada akhirnya akan membuahkan hasil pembangunan yang berkualitas dengan bersama-sama mentaati payung hukum sebagai dasar melaksankan setiap pelaksanaan pembangunan sekaligus menikmati hasil dari pembangunan itu sendiri.


Diakuinya pembangunan di masa pandemi Covid-19 ini siapapun di hadapkan pada situasi dan kondisi yang serba sulit. Namun rasa oftimis harus tetap saling gelorakan agar masa pandemi ini cepat berlalu dan kembali normal.

Setiap akhir dan awal tahun pergi dan datang tidak terlepas dari faktor cuaca musim penghujan yang bahkan cuaca berubah seketika menjadi ekstrim.

Sekdis Dinas PUPR Kota Banjar Maman Suryaman menghimbau bahwa di saat situasi baik akhir tahun maupun awal tahun. Kita semua perlu meningkatkan rasa kepedulian, rasa memiliki dan membangkitkan jiwa bergotong royong serta memahami segala aturan.


"Di musim penghujan secara otomatis air berlebih bahkan sedikit besarnya berdampak kerusakan kepada hasil pembangunan. Mohon untuk dipahami bersama di awal Tahun anggaran pembangunan belum dapat diserap dan dalam hal tersebut mengandung konskwensi perhukuman". Kata Maman.

Maman Suryaman menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua lapisan masyarakat yang telah betul-betul peduli dan saling merawat juga memperbaiki hasil pembangunan di wilayah Kota Banjar. Terima kasih kepada masyarakat dan penggerak sosial yang telah turut serta proaktif memperbaiki jalan berlubang, memperbaiki rumah yang roboh, bergotong royong bahu membahu membedah rumah-rumah warga Kota Banjar yang tumpang karang.

Lagi - lagi di akuinya bahwa pemerintah belum dapat memberikan bantuan dana untuk perbaikan bedah rumah atau rutilahu kepada rumah warga yang tumpang karang (tanahnya menyewa dimilik orang lain). Maman menegaskan bahwa pihaknya Dinas PU Banjar belum ada kekuatan hukum guna memperbaiki rumah tunpang karang dan memohon agar semua pihak dapat memahaminya.

Kabid Tata Ruang Acep Daryanto menambahkan dimasa pandemi Covid-19 arah pembangunan lebih kepada program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) di antaranya masuk kepada program padat karya dan dibenarnyakanya pernyataan tersebut oleh Kabid Bina Marga H. Agus Saparudin, Kabid PSDA H. Harun Al Rasyid dan Kabid Cipta Karya Uun Maryonah, ST,. M.AP.


Program padat karya merupakan bagian dari program PEN guna percepatan pemulihan ekonomi secara Nasional dan dimaksudkan untuk memberdayakan pejerja lokal di lingkungan masing-masing.

Maman menegaskan dengan banyanya program padat karya dapat lebih memberikan ruang dalam hal pemberdayaan masyarakat sehingga dapat produktif. Hal penting lainnya dari kesemuanya adalah guna lebih meningkatkan nilai-nilai gotong royong dan kepedulian disegala aspek kehidupan khususnya di Kota Banjar.

Lalu sudah sampai manakah Pemerintah membangun Kota Banjar untuk kemakmuran rakyatnya?


Maman Suryaman menegaskan dirinya terus sedang memperbaiki sistem yang ada dengan mengedepankan aspek taat kepada hukum, menempatkan dan membina seluruh elemen masyarakat sesuai profesiya.

"Pada dasarnya kami terus memperbaiki arah dan pelaksanaan pembangunan khususnya di kami Dinas PU Banjar. Menyoal kemakmuran rakyat semoga dengan perbaikan sistem dan mental dapat berjalan baik dan masyarakat Banjar seluruhnya dapat merasakan manfaat hasil dari pembangunanya baik yang terasa langsung seperti program rutilahu, pembangunan jalan, drainase dan lainnya." Ujar Sekdis PU Banjar Maman Suryaman.


Maman berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Banjar untuk saling berkepedulian terhadap hasil pembangunan, menurutnya mustahil pembangunan akan berhasil baik tanpa ada peran serta seluruh elemen masyarakat. "Dengan bersama-sama peduli kepada Kota Banjar secara otomatis Kota Banjar akan lebih maju disemua sektor, ini tak ada yang mustahil dan harus kita ciptakan kemajuan dan kemakmuran semuanya" tutup Maman Suryaman. (E 14 Y)

 

 

Post a Comment

0 Comments