Anton Charliyan : “Hari Silat Nasional Harus Ada sebagai Tonggak Budaya Bangsa”


Kota Tasikmalaya, LHI 

Paguyuban Pendekar Pencak Silat Seluruh Indonesia   telah melantik anggota kepengurusannya se Jawa Barat yang langsung dipimpin H Arifin Soleh sebagai Ketum & Ki Ahmed sebagai Sekjen Pusat, hari Minggu   14 Nopember 2020 pukul 09.30 WIB sd 12.00 Wib  bertempat di Wisata Karangresik Jl. Moch Hatta Kel. Sukamanah Kec.Cipedes Kota Tasikmalaya.

          Pada kesempatan tersebut tampak hadir Tokoh Nasional Budayawan & Pemerhati Sejarah, Irjen (Purn) Dr H Anton Charliyan MPKN  yang lebih dikenal sbg Abah Anton yang sekaligus di organisasi ini sebagai Ketua Dewan Pembina Pusat PPSI , Dalam kesempatan pelantikan tsb hadir dari Korpimda Kab Tasik maupun Kota al : Walikota diwakili staf akhli Drs Undang Herdiana. Kab Tasik diwakili Kakesbang. Danramil Cipedes, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Ary Sutrisno , Kapolres Tasikmalaya diwakili oleh Kapolsek Indihiang Kompol Didik Rohim Hadi SH M. Si,  . serta tokoh sesepuh Silat al Rd Drs. Uyut Saniwijaya dari PS Pajajaran Pusat.   Rd.Dicky Z Sastradikusumah   dari Sukapura. Abah Ir Deden Ketua Ormas Jabar  dan tamu undangan lainnya

          Dalam kata sambutannya, Anton Charliyan menyampaikan para pendekar ini bisa menjadi benteng Jawa Barat dan benteng NKRI. membantu aparat keamanan untuk menciptakan situasi yang damai. serta megedepankan sikap rendah hati , tawadhu, ngelmu pare makin berisi makin merunduk , santun , ramah dan sopan. “Bukan adigung adiguna petantang petenteng seperti preman. Hal ini sesuai dengan amanat Prabu Siliwangi , Prabu Wastu Kencana dalam Prasasti Astana Gede Kawali Ciamis ;  Pakeun heubeul jaya dibuana. Pake gawe Kreta Bener. Ulah Batengah bisi Kateker. Yan artinya :  Membangun kekuatan dengan Kedamaian , membangun kekuatan dg kerendahan hati. kita semua bisa kuat , kalau tercipta suasana damai . kita semua bisa kuat jika kita rendah hati. Itulah ciri khas dan sumber kekuatan utama Ki Sunda anu Nyunda. “ungkapnya

Namun, lanjut mantan Kapolda Jabar, untuk menjadi Ki Sunda itu tidak berarti juga harus mendirikan Provinsi Sunda. Karena berdasarkan sejarahpun, dulu justru kerajaan orang Sunda Tarumanagara menjadi semakin mengecil wilayah teritorinya (  tinggal setengah ) ,  ketika Prabu Tarusbawa mengganti nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda ( 669 M ). Juga ketika zaman Prabu Jayadewata alias Sribaduga Maharajapun Sunda dan Galuh pada  tahun 1482 M ,  justru dilebur jadi satu dengan memakai nama Padjadjaran  agar wilayahnya utuh bersatu kembali TIDAK MEMAKAI nama Sunda sebagai nama kerajaan. jelasnya

Selanjutnya, Abah  Anton yang mantan Kadiv Humas Polri mengingatkan juga bahwa sudah jadi kesepakatan para Founding Father. bahwa nama provinsi tidak berdasar atas nama suku karena suku di Indonesia lebih dari 700 suku. tapi atas nama pulau atau daerah , karena jika nama suku justru rawan menjadi 700 buah dan rawan terjadinya semangat egocentris kesukuan. Yang akhirnya akan mengakibatkan sikap comunitas mayoritas dan minoritas yang tidak sesuai dengan Konsep Persatuan Indonesia sila ke 3 dan tidak sesuai dengan konsep Padjadjaran itu sendiri , yang diharapkan masyarakatnya bisa berbaris ngajajar tanpa membedakan suku ras maupun Agama , Berdiri sama tinggi duduk sama rendah dlm membangun Negrinya, tanpa adanya perbedaan. Sesuai juga dengan semboyan kita Bhineka Tunggal Ika. Jadi Sesungguhnya agar membangun Padjadjaran Anyar itu justru membangun NKRI bukan membuat propinsi berdasar atas nama suku. Kalau tetap pakai nama Suku dalam hal ini  " Sunda "sama saja dg Menghianati apa yg sudah di Perjuangkan Prabu Sribaduga Maharaja ketika melahirkan Kerajaan Pajajaran. “ujarnya

Satu hal lagi yang dipesankan saat itu , Anton Charliyan  mengusulkan yang ke 3 kalinya kepada pemerintah agar tanggal 12 Desember dijadikan sebagai HARI PENCAK SILAT NASIONAL sesuai dengan telah ditetapkanya Pencak Silat sebagai Warisan Heritage Dunia Tak Benda oleh UNESCO, sebagai  tonggak budaya bangsa kita bersama ,pungkasnya

           Adapun yang dilantik adalah Pendekar Korwil Priangan Rd.Dicky Z Sastradikusumah   DPD Tasik kota & Kab. DPD Bandung Kota, Kab dan Bandung Barat. DPD  Cimahi , Cianjur. Subang.& Garut . Acara berlangsung Meriah dengan adanya aktrasi bakar mercon dari macan ali dan debus dari Dulur Galunggung. (LUKMAN NUGRAHA)***

 

Post a Comment

0 Comments