Tarmizi Tokoh Masyarakat Pejuang Kabupaten Kepulauan Meranti Angkat Bicara! “Kalaulah Benar Hiruk Pikuknya Berhembusnya Dugaan Dokumen Lelang Aspal Proyek Puskesmas Teluk Belitung, Sekda Kepulauan Meranti Harus Mengusut Dan Memeriksa Ketua POKJA Lelang Proyek”

 


Meranti LHI

Ketua POKJA unit pelelangan pengadaan proyek Puskesmas Teluk Belitung harus di periksa dengan adanya dugaan pemalsuan dokumen lelang proyek pembangunan puskesmas Teluk Belitung Kecamatan Merbau yang dikerjakan oleh PT. Kalber Raksa Abadi yang menyerap anggaran Rp. 6.969.535.409.39 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020. Sedangkan proyek tersebut diawasi oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti.

Inilah sebagai tantangan bagi petinggi di Pemda maupaun penegak hukum atas terjadinya dugaan dijualnya proyek tersebut dengan Fee 16%. Dengan adanya jual-menjual dugaan tersebut akhirnya proyek miliaran rupiah berpindah tangan alias kepada orang lain. Yang ikut proses tender yang sebenaranya yang memenangkan proyek tersebut malah ditinggalkan begitu saja mengakibatkan kerugian yang dialami pihak pemenang pertama, setelah dikorbankan pemenang lelang pertama, muncul lagi pemenang yang kedua yaitu bernama Anto selaku kontraktor yang dapat ranking dua dipelelangan tersebut. Anto mengatakan kepada LHI dia menyewa PT. Riau Makmur “ saya juga kena tipu alias dirugikan dalam hal tipu-menipu proyek miliaran rupiah di Meranti Teluk Belitung”. Ungkapnya

Anto sebagai kontraktor dan kawan-kawannya yang sangat dirugikan dalam hal peristiwa tersebut akan melaporkan ke kapolda Riau di Pekanbaru. (RAMLI ISHAK)

 

Post a Comment

0 Comments