Maraknya Dugaan Mark Up Data Siswa di SMK Kabupaten Way Kanan


 

Way Kanan -- LHI

Maraknya Dugaan Mark Up Data Siswa Lagi - Lagi Terjadi di SMKS YP 17 Baradatu Kabupaten Way Kanan, hal tersebut diyakini atas temuan tim media online senin (12/10)

Dari hasil temuan tim media sesuai data yang dapat di percaya mulai dari tahun ajaran 2017-2018 sampai 2020-2021di duga bayaknya pengelembungan data murid yang di lakukan oleh oknum SMKS tersebut

"Dari tahun ajaran 2017-18 hingga 2020-21 dugaan kami ada sekitar 125 siswa yang hilang, jika di nominal kan kerugian negara mencapai hingga 191.900.000," papar tim media

Sementara itu Kepala SMKS YP 17 Baradatu Basir S.P.D.I mengatakan bahwa siswa tersebut ada yang keluar masuk di SMKS, ada juga yang pindah berhenti atau putus sekolah" Ya bisa namanya sekolah ada yang berhenti ada yang pindah sekolah,"ujar kepsek

Saat di tanya mengenai keluar masuk siswa sebayak 40-50 siswa dalam waktu pergantian semester ganjil genap di smks tersebut"Kepsek tidak dapat menjawab pertanyaan tim, hanya senyum saja atau diam tampa kata," bisunya

Sementara itu bagian pengawasan Inspektorat Provinsi Lampung Dan Dinas Pendidikan diduga adanya kong kalikong terhadap kepsek-kepsek di Kabupaten Way Kanan,

Hal tersebut diperkuat dengan semarak nya temuan tim media dugaan mark up data siswa, untuk mendapatkan dana bos yang lebih besar,

Untuk itu d harapkan Inspektorat Prov Lampung untuk dapat menyelidiki kebenaran dugaan mark up data siswa, sesuai dengan tupoksi yang ada. Tutup tim media (TIM)

 

 

Post a Comment

0 Comments