Hasil Riksa KPK, 4 Saksi Mantan Sekda, Mantan Kadis PU, Mantan RSUD Banjar Dan Pemborong

Jakarta, LHI,- Kasus dugaan TPK suap terkait proyek infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar kini menguak kembali dirunut dari Tahun 2008-2017. Penyidik KPK memeriksa 4 Orang saksi di Gedung Merah Putih Jakarta Selatan, Kamis (22/02/2020).


Juru bicara KPK Ali Fikri pernah menegaskan atas tanggapan masyarakat Banjar, bahwa KPK telah menetapkan para TSK akan tetapi belum dapat secara resmi mengumunkanya kepada publik karena harus mengikuti proses mekanisme hukum yang berlaku. Selain itu KPK kini terus mendalami dan pengembangan dugaan TPK tersebut. 


Adapun hasil dari pemeriksaan 4 Saksi hari in, di konfirmasi pengetahuannya oleh Penyidik atas nama saksi Gilang Gumilang dan Fenny Fahrudin para pihak terkait dengan proyek-proyek yang di laksanakan oleh Dinas PUPR Kota Banjar, diduga mendapatkan arahan dari pihak-pihak tertentu di Pemkot Banjar. 


Sedangkan saksi Sodikin terkait dengan Tupoksi saat menjabat selaku Sekda Pemkot Banjar. Dengan dugaan adanya penerimaan gratifikasi ke beberapa pihak di tubuh Pemkot Banjar Jawa Barat.


Jubir KPK Ali Fikri menerangkan dari hasil riksa atas nama Drs. RACHWAN. M.Si, alias Wabil terkait dengan proyek-proyek yang dilaksanakan oleh RSUD Kota Banjar.


Sampai dengan berita ini diturunkan, dimungkinkanya para TSK akan bertambah, dimana KPK kini telah mengantongi dua nama TSK. Masyarakat Kota Banjar masih harus bersabar menunggu pengumuman secara resmi dari KPK, dimana KPK kini sedang terus mendalami informasi dan barang bukti dari saksi lainnya meningat dugaan TPK di Kota Banjar disinyalir masih membutuhkan waktu dan beruntunya dugaan kasus laiinya. 


Ali Fikri selaku Jubir KPK memastikan akan di umumkanya nama-nama TSK, kini hanya menunggu waktu saja. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments