Ahmad Irfan Alawi Mengaku Kecewa, Anggaran BOP Pesantren Dicoret

 

 


Pangandaran LHI

Dengan dicoretnya anggaran Bantuan Operasional Pendidikan Pesantren  (BOPP) dalam RAPBN 2021 membuat Ahmad irfan Alawi politisi PKB asal Pangandaran yang juga Penasehat Tim Pemenangan AMAN merasa gusar dan angkat bicara.

            Ahmad irfan Alawi yang akrab dipanggil Asep Irfan mengungkapkan keprihatinan dan kekecewaannya kepada putusan pemerintah tersebut, karena anggaran untuk BOP Pesantren kan sudah masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Harusnya BOP Pesantren ini menjadi bagian program prioritas pemerintah saat ini, karena keberadaannya akan sangat membantu bagi para santri dan kyai, dalam upaya bersama keluar dari lesunya ekonomi paska covid 19, ini berarti pula kyai dan santri dibiarkan bergulat sendiri dalam menghadapi dampak covid serta menyiapkan APD dalam proses belajar di pesantren."ungkapnya

Dalam hal ini berarti pemerintah abai untuk hadir dalam memberikan dukungan dan fasilitasi bagi pesantren. kondisi ini tentunya akan membuat para santri dan kyai harus berjuang sendiri ditengah pandemi saat ini.

"Kami berharap agar anggaran kementerian dan lembaga digunakan lebih terarah pada program yang jelas manfaatnya untuk masyarakat. Apalagi, Indonesia saat ini tengah berjuang untuk keluar dari krisis masa pandemi,"kata wakil ketua DPW PKB Jabar ini.

Dia juga berharap agar program-program yang sudah dipersiapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat termasuk ke pelosok daerah."Karena hingga kini banyak daerah yang harus di-refocussing dan direalokasi anggarannya sehingga mereka tidak bisa menjalankan program yang sudah direncanakan dengan maksimal," tandasnya. (AGUS S)

 

Post a Comment

0 Comments