Kami Rindu Hingar Bingar Sepak Bola Banjar, Jangan Alih Fungsikan Lapang Bola!

Kota Banjar, LHI,- Pamor dunia olah raga Bandjar Patroman dikenal publik memiliki tim sepak bola yang disegani dan cukup tangguh. Bandjar Patroman kini telah berubah status menjadi Pemerintahan Kota Banjar 17 Tahun berjalan. Seyogyanya dibarengi dengan segala peningkatan khususnya di bidang olah raga serta lebih terurus dan terbina semua atlet dari masing-masing cabornya.
Tokoh pemuda asal Langensari Anggi D. Sihombing, SH dirinya merasa miris dan aneh akan situasi kondisi dunia olah raga di Kota Banjar yang semakin tidak terdengar kabar hingar bingarnya. Anggi mengungkapkanya kepada LHI hari Minggu (06/09/20).
"Saya lupa kapan terakhir Sepak Bola Banjar ikut event Liga/ pertandingan. Jangankam Liga 1-2 atau 3. Saya benar-benar lupa kapan dan tahun berapa. Apakah tahun 2020 sekarang akan ikut pertandingan?." Kata Anggi.
Menurutnya berbagai alasan mungkin bisa dijadikan pembelaan sebagai alasan, bisa karena pendanaan yang tidak ada atau hal lainnya. Anggi menegaskan bahwa hal tersebut tidak bisa dijasikan suatu alasan.
"Sepak bola Kota Banjar harus bertahap semestinya lebih maju dari waktu Banjar masih dibawah Kabupatena Ciamis. Mari kita lihat stadion Sport Center di Langensari yang begitu megah dengan anggaran puluhan miliyar tapi dengan fasilitas megah tersebut masa sepak bola Banjar tidak mampu maju." Ungkap Anggi.
Sepemantauanya bahwa di Banjar masih tergolong banyak warga yang memiliki tim sepak bola dan berpotensi dapat bersaing di kelas antar Kota Kabupaten hingga nasional. Anggi menyampaikan bahwa dirinya kesal atas keanehan tersebut. Seharusnya sekarang Banjar memiki Pemerintahan sendiri (Kepala Daerah) yang semestinya lebih terurus.
"Apa yang salah, siapa yang salah dan salahnya dimana, keberadaan PSSI pengcab Banjar seakan tidak terlihat." Tanya Anggi.
PSSI Pengcab Banjar seakan tidak terlihat eksistensinya di Kota Banjar, padahal menurutnyal itu sebagai Induk sepak bola. Harusnya bisa memajukan persepakbolaan dengan membuat event-event sepal bola yang jangan hanya pas ulang tahun Kota Banjar saja.
Anggi memaklumi untuk tahun ini mungkin karena terkendala Pandemi Covid 19 sehingga sulit, akan tetapi yang dirinya tahu bahwa Sepak bola di daerah lain tetap bisa menunjukan eksistensinya dikancah sepak bola luar daerah bahkan event nasional.
Banyak cara untuk mengembangkan dunia olah raga sepak bola di banjar yang mana banyak perusahaan swasta di Banjar yg mungkin bisa dijadikan sponsor lewat pendekatan yang baik.
Sebuah kritikpun dialamatkan kepada Pemkot Banjar, menurut Anggi untuk fasilitas olah raga yang ada jangan suka di alih fungsikan. Sebagai contoh Lapangan Sangga Buana di Muktisari dijadikan Rumah sakit, lapang Bhakti menjadi Tamkot, seharusnya Pemerintah mendukung penuh ke dalam kemajuan olah raga semua cabor se-Kota Banjar.
Anggi berharap tahun 2021 Pemerintah Kota Banjar benar-benar serius mengurus dan mendukung dunia olah raga khususnya cabang sepak bola, agar tidak semakin ketinggalan oleh Kota/ Kabupaten lainnya. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments