JPE Banjar Maksimal 1 juta dan PEN 2,4 Juta

Banjar, LHI,- Pemerintah Kota Banjar segera menyalurkan Jaring Pengaman Ekonomi (JPE). Dinas KUKMP Kota Banjar dalam hal ini Bidang UMKM akan menyalurkan bantuan perekonomian sekitar Rp. 950.000 maksimal 1 juta Rupiah untuk tiap pelaku UMKM Kota Banjar, Rabu (12/08/20).

"JPE untuk UMKM sebesar 4,3 miliyar dan Menurut data verifikasi dari Dinas Sosial ada sekitar 4034 Pelaku UMKM. Jika masyarakat yang sudah mendapat JPS dari Kota Banjar maka tidak bisa mendapat bantuan JPE begitupun sebaliknya" Ucap Tatang Nugraha, SE,M.Si selaku Kabid UMKM.


Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar H. Saefuddin berharap dana JPE tersebut dapat menormalkan kembali perekonomian di Kota Banjar. Adapun bantuan JPE dari pusat melalui mekanisme iUMK (online) dengan kuota 12 juta pelaku UMKM se-Indonesia. 

Dinas KUKMP Kota Banjar telah melakukan sosialisasi kepada Desa/Kelurahan untuk pendataan JPE bantuan pusat. Mekanisme penyaluran JPE Kota Banjar bekerja sama dengan pihak PT. Pos Indonesia.

Kabid UKMK Kota Banjar Tatang menerangkan bahwa para pelaku UMKM skala ultra dan mikro akan mendapatkan bantuan dana pemulihan ekonomi sebesar Rp. 2.400.000,- / UMKM. 

"Launcing program PEN Pemulihan Ekonomi Nasional akan dilaksanakan tepat tanggal 17 Agustus 2020 pada Upacara Kemerdekaan RI ke-75 oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo". Kata Tatang selaku Kabid UMKM Banjar.

Kabid UMKM menunjukan mekanisme tahapa proses pelaksanaan JPE Banjar diprakirakan September-Oktober selesainya.

Kota Banjar untuk sementara ini telah mengajukan bantuan PEN sekitar 13 ribu pelaku UMKM. Tatang sedikit menyayangkan karena banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki nomor handphone. Skala ultra dan dan mikro UMKM adalah pelaku usaha yang modalnya tidak lebih dari Rp. 50 juta. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments