Cegah Covid -19,Pemdes Lepang Besar Lakukan Penyemprotan dan Aktifkan Kegiatan Posko Siaga


Lampura,LHI
Merebaknya wabah virus covid-19 yang semakin meluas hampir di seluruh penjuru Nusantara,menjadi ke  khawatiran yang perlu di waspadai,untuk mengantisipasi penyebarannya jajaran aparat pemerintahan Desa Lepang Besar,Kec Abung Barat,Kab Lampung Utara, sudah melaksanakan kegiatan penyemprotan Disinfektan secara serentak&bersama-sama.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, melibatkan berbagai unsur aparat desa terkait yaitu,Kaur Kasi,Kepala Dusun/RT,Karang Taruna,Tokoh Pemuda dan  warga masyarakat setempat.
sasaran utama penyemprotan ini di tujukan pada fasilitas umum,diantaranya:Balai Desa,Posyandu,Masjid,jalan-jalan dan tidak ketinggalan juga semua Rumah-Rumah tempat tinggal warga.
Selain melaksanakan kegiatan tersebut,jajaran aparat Pemerintahan Desa tidak lupa juga memberikan sosialisasi&himbauan kepada semua warga akan bahayanya penyakit corona/covid-19,gejala-gejalanya dan bagaimana cara mengantisipasi pencegahan penularannya,tak lupa juga membagikan APD/Masker,pemberian tempat cuci tangan beserta Hand Sanitizer.
Menurut salah seorang warga masyarakat mengatakan (Pn,48th) "Dirinya sangat berterimakasih&mengapresiasi kinerja aparat pemerintahan Desa yang cepat tanggap dalam melaksanakan penyemprotan,karna hal ini sebagai langkah awal dalam menangani penyebaran virus covid-19.
Saat ditemui di kediamannya Senin (04/05/2020),Bpk.Ediyus selaku  Kepala Desa Lepang Besar mengatakan"Dirinya bersama jajaran terkait&warga masyarakat memang sudah menjadwalkan untuk melaksanakan kegiatan penyemprotan Disinfektan secara serentak dan juga sudah membuat Posko Siaga,yang fungsinya untuk memantau keluar masuknya tamu yang datang dari luar khususnya para pendatang atau pemudik sehingga dapat terdata dari mana asalnya,demi mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan untuk penjagaannya secara bergilir karena kami sudah membagi daftar atau jadwal piket petugas masing-masing.
Untuk di ketahui Pemerintah Desa Lepang Besar juga sudah menyiapkan ruangan khusus untuk isolasi atau karantina apabila nanti di temukan adanya warga pendatang yang di temukan mempunyai gejala-gejala dan indikasi seperti terpapar Covid-19,tentunya ruangan ini sudah memenuhi standar medis Kesehatan.
Lanjutnya "Dirinya berharap kepada semua lapisan masyarakat,untuk selalu waspada,menghindari tempat-tempat keramaian dulu,apabila tidak penting untuk keluar rumah,tetaplah berdiam diri,jangan menyebar berita hoax,khususnya para pendatang mudik untuk segera lapor ke pada aparat terkait segera isolasi mandiri dulu selama 14 hari,sebelum berintraksi dengan warga masyarakat dan menjaga pola hidup bersih&sehat,ini semua demi untuk diri sendiri,keluarga&orang sekitar kita.pungkasnya.(NOPRI)***

Post a Comment

0 Comments