Pendi Setiawan, Lulusan SMK Pertanian Banjarsari Kembangkan Usaha Tani Cabe di Pangandaran


Pangandaran LHI
Pertanian merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. 
Sejalan dengan program kementerian pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan di negeri ini maka jati diri SMK itu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan kompetensi keahlian yang dimilikinya. 
Menjadi salah satu anak lulusan SMK Pertanian membuat hati Pendi Setiawan (lulusan SMK Pertanian Banjarsari tahun 2018) asal Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, merasa prihatin dengan kondisi pertanian saat ini yang dimana petani sekarang rata-rata usianya lebih 40 tahun ke atas. Sedangkan anak-anak mudanya lebih menggantungkan hidup nya pada sektor lain seperti menjadi buruh pabrik yang harus meninggalkan desa dan pergi ke kota.Padahal sumber daya yang ada di desa lebih besar dari pada di kota hanya tinggal bagaimana kita bisa mengelola nya, Seperti yang yang saya lakukan ini dari luas lahan kurang lebih 100 bata baru satu kali petik cabai merah sudah mendapatkan hasil 2.5 kwintal lebih dengan harga saat ini Rp 22.000/kg. artinya itu sangat menjanjikan sekali berwirausaha di bidang pertanian. 
Menanggapi hal tersebut Kepala SMK Pasawahan Banjarsari   Paryono, S.Pd. setelah ditemui di ruang kerja  SMK Pasawahan Banjarsari yang beralamat di Desa Pasawahan Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis menyambut baik atas kegiatan yang dilakukan salah satu alumni yang mengaplikasikan pembelajaran langsung, bahkan memberikan edukasi kepada masyarakat setempat itu sangat sejalan dengan visi dan misi sekolah. 
Bentuk dukungan sekolah terhadap alumni yang sama melakukan kegiatan tersebut yaitu dengan memberikan pengawasan dan pembinaan oleh salah satu guru produktif yang ada di sekolah. 
Di harapkan dengan adanya salah satu alumni yang berwirausaha dibidang pertanian mampu memberikan dampak positif terhadap petani milenial di Kabupaten Pangandaran.(AGUS S)

Post a Comment

0 Comments