Ketua BPKep Afrizal Ahmad Laporkan Indikasi Korupsi Dana ADK Dan DK Teluk Bano 1 Tahun 2019 Kepada Inspektorat Dan Polres Rohil


Rokan Hilir-LHI
Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) Teluk Bano I Kec.Bangko Pusako Kab.Rokan Hilir yang di ketuai Afrizal Ahmad kepada awak media di tempat kediamannya,"Jum'at 14/02/2020 mengaku telah melaporkan adanya indikasi dugaan korupsi Dana Desa tahun 2019 dan Penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Penghulu Teluk Bano I Kec.Bangko Pusako Kab.Rokan Hilir secara tertulis pada tanggal 03 Februari 2020 baru ini kepada Inspektorat Kab.Rokan Hilir.
Selain laporan ke pihak Inspektorat atas nama masyarakat Kepenghuluan Teluk Bano 1 pihaknya juga telah melaporkan hal tersebut kepada Polres Rokan Hilir di Ujung Tanjung pada tanggal 05 Februari 2020."Paparnya.
Masih ditempat yang sama Afrizal Ahmad yang di dampingi oleh rekan-rekan BPKep nya itu juga mengulas lebih mendetil latar belakang dan dasar laporannya itu." Awalnya ada kecurigaan kami terhadap pekerjaan Pembagunan gedung PAUD Masitoh yang terletak di RT 20 Dusun Sei Labu dengan besar anggaran dana Rp.91.959,200,-  Pada tahap II hingga 19 Januari 2020 belum selesai 100% dikerjakan dan Pekerjaan Galian Manual Jalan Tanah Wakaf RT 07 Dusun Harapan Jaya dengan anggaran dana Rp.61.130,000,- dengan Volume Panjang 1.500 meter hingga tanggal 19 Januari 2020 menurut pantauan kami baru terrealisasi paling banyak 10 % atau lebih kurang 150 meter sepengetahuan kami ongkos kerja juga jauh tidak sesuai dengan RAB sehingga masyarakat tidak mau mengerjakannya karena upah terlalu rendah,"Kemudian pada tanggal 19 Januari 2020 itu ada Kaur Pemberintahan  Sdr.Khairul Muslim mendatangi kami BPKep yang mengaku disuruh oleh Norman Penghulu Teluk Bano I meminta kami menandatangani Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepenghuluan 100 % namun BPKep tidak mau dan menolaknya karena ada Dua pekerjaan yang belum terrealisasi 100% kemudian pekerjaan lainnya juga belum semuanya bisa kami terima,waktu itu penyampaian sdr Khairul Muslim bahwa LPJ 100 % pada tanggal 20 Januari 2020 itu sudah harus disampaikan kekabupaten dan sepertinya BPKep tidak diberikan lagi waktu untuk menilai dan meninjau pekerjaan tersebut,melihat gelagat seperti itu maka kami BPkep semakin curiga dan pada hari Minggu tanggal 19 Januari tahun 2020 bertempat di rumah kediaman saya BPKep mengadakan rapat pembahasan LPJ tersebut dan dari hasil rapat itu dengan berbagai pertimbangan tentang Tupoksi BPKep dapat disepakati membuat secara tertulis Laporan Penolakan LPJ Dana Desa tahun 2019 Kepenghuluan Teluk Bano I yang disampaikan kepada Bupati Rokan Hilir dan juga Kepala Dinas PMD Rokan Hilir tertanggal surat BPKep 22 Januari 2020 yang isinya menolak LPJ dan sekaligus menyampaikan 7 Item hasil temuan.
Kemudian selanjutnya sebagai tanggung jawab BPKep terhadap amanah Tupoksi yang kami emban,maka pada tanggal 03 Februari 2020 kami kembali membuat laporan tertulis  tentang adanya indikasi dugaan korupsi dana desa tahun 2019 dan Penyalahgunaan Wewenang oleh Teluk Bano I kepada Inspektorat Kab.Rokan Hilir,dari laporan itu kami BPKep sudah dipriksa diminta keterang dan sudah di BAP dikantor Inspektorat di Bagan Siapiapi pada tanggal 11 Februari 2020 dan hingga hari ini kami mendapat informasi pihak Inspektorat mendatangi kantor penghulu Teluk Bano I namu kehadirannya kami tidak tau percis agendanya."Jelas Afrizal Ahmad.
Menenggar informasi dari ketua BPKep itu kemudian para awak media coba mendatangi kantor penghulu Teluk Bano I dengan tujuan untuk mengkonfirmasi sdr Norman Penghulu terkait namun para awak media tidak berhasil menemuinya walau pun demikian didapat informasi dari anggota dikantornya yang tidak mau menjebut jabatan dan namanya itu menerangkan bahwa Penghulu dari pagi belum ada masuk kantor dan juga diakui bahwa dikantornya ada kedatangan beberapa orang tamu yang dia tidak tau jabatannya dan dari mana,baru saja pulang pak,"Katanya.
Selanjutnya awak media juga minta tunujukan Baliho Realisasi Dana Desa tahun 2019 yang terpasang,namu alah hasil hingga berita ini ditayangkan  para awak media juga belum berhasil mendapatkan poto Baliho serta mengkonfirmasi Penghulu Teluk Bano I itu."(TIM)

Post a Comment

0 Comments