Mahasiswa Kukerta UNRI dan Warga Desa Sritanjung Tingkatkan Pitensi Yang Ada


Bengkalis,LHI
Dalam rangka meningkatkan potensi yang ada di Desa Sritanjung Kec.Rupat, Mahasiswa dan masyarakat membuat duri duri asap. Ini merupakan olahan hasil laut yang dibuat menjadi salai. Duri duri merupakan sejenis ikan yang lebih di kenal dengan ikan baung laut, tetapi masyarakat Desa Sritanjung menyebutkan dengan ikan duri duri.
           warga Desa Sritanjung, beliau tetlibat  sebagai pengolahan ikan ini bersam Wahasiswa Kukerta Unri. Ikan duri duri ini banyak didapat saat turun menjaring, dagingnya tebal dan lembut, ukuran ikan juga besar, ujarnya pada pihak media ini.
             Bentuk ikan ini seperti ikan patin, berkepala kerang dengan 2 pasang sungut. Mudah untuk di olah dengan berbagai resep, salah satunya yang favorit adalah dimasak asam pedas, ungkap Ibu Mumi.
            Melihat hasil laut ini, mahasiswa Kukerta Unri mencoba mengolah ikan duri duri ini menjadi ikan salai bersama masyarakat. Kami melihat  potensi ini dapat di angkat sebagai sebuah produk yang nantinya dapat menjadi oleh oleh khas dari Desa Sritanjung, untuk itu kami mengajak beberapa warga disini untuk ikut serta mengolah ikan ini dijadikan ikan salai, ujar Bayu selaku Kordes Kukerta Unri Desa Sritanjung.
            Pembuatan ikan salai ini tidak terlalu rumit, cukup menyiapkan alat alat sederhana seperti jaring kawat yang diberi kaki setiap sudutnya, dan ikan yang sudah dibersihkan dibelah hingga disusun untuk disiapkan di bara api dibawahnya. Kegiatan ini dilaksanakan dihalaman rumah warga Dusun Tanjung Jering, Desa Sritanjung, Kec.Rupat.
Ikan salai yang sudah matang berwarna coklat ke hitaman ini dapat dimakan langsung, tidak itu saja, ikan salai ini dapat diolah dengan resep lainnya. Telah kami coba dengan gulai pakai pucuk ubi, wah ! rasanya enak sekali, dicicol dengan kecap asin pedas juga sangat enak, ujar " Indah dan Rizki"
              Mahasiswa Kukerta Unri Desa tersebut berharap, kegiatan ini menimbulkan jiwa ke wirausahaan kepada masyarakat dan dapat dilanjutkan dengan jangka panjang sebagai oleh oleh khas dari Desa Sritanjung yang dalam tahap pengembangan  sebagai Desa rest area , tutupnya. (SUPRAPTO)***

Post a Comment

0 Comments