Muhammad Rasyid Pertanyakan Kegiatan Pembangunan di Kec.Pulau Merbau Yang Ketinggalan


Lokasi Cetak Sawah di Pulau Besar Desa Renak Dungun Kecamatan Pulau Merbau Pagu Anggaran nya 1,5 Miliyar Tahun 2012 Gagal! Kini Dtumbuhi Semak Belukar.


Meranti LHI.
Ketua LSM PIKKI Riau Muhammad Rasyid menanggapi berita di media Lintas Hukum Indonesia Online yang berjudul Jembatan Desa Tanjungg Bunga menghubung Desa Kuala Merbau sangat perlu mendapat perhatian Pemkab Meranti   Kami sangat Berterimakasih kepada Pimpinan Redaksi Lintas Hukum Indonesia Online serta jajaran petinggi di grup media tersebut. “ujarnya
            Dia menjelaskan, bahwa Pulau Merbau adalah  sebuah kecamatan di Kabupaten Kepuluan Meranti, yang  berhadapan dengan Selat Malaka Malaysia!. Desa desa yang terdepan menghadap Selat Malaka adalah Desa Kuala Merbau, Desa Tanjung Bunga, Desa Centai, dan Desa Semukut. Inilah desa terdepan di Pulau Merbau.
            Tokoh masyarakat Pulau Merbau mengatakan , kegiatan pembangunan di Kecamatan Pulau Merbau boleh dikatakan sangat tertinggal seperti sarana Jalan poros menuju dari desa ke desa, seperti dari Desa Semukut Ke Desa Centai, Desa Batang Meranti, Desa Renak Dungun, Desa Kuala Merbau ! Ini semua jalannya satu arah. Keadaan jalan jalan tersebut apabila hari hujan semakin parah seperti Jalan Batang Meranti Danb Desa Tanjung Bunga.”ungkapnya
            Selain itu, lanjut Muhammad Rasyid, masyarakat di Kecamatan Pulau Merbau sangat mendambakan lampu listrik penerangan di desa-desa! Sebagaimana di kecamatan di kecamatan Merbau Teluk Belitung di Pulau Padang masyarakatnya sudah menikmati penerangan listrik dari rumah ke rumah. Sampai ke desa yang paling ujung!. Seperti Desa Tanjung padang Kecamatan Tasik putri Puyu.
            Bahkan pemantauan LHI, kantor pemerintahan Kecamatan Pulau Merbau ini ternyata masih menumpang di bangunan sebuah sekolah yang ada di Desa Semukut. Sebenarnya kantor Camat Pulau Merbau sudah di anggarkan dan sudah di bangun pondasi berbentuk tiang-tiang di seklilinf lokasi di Pulau Besar di Desa Renak Dungun, tetapi  sampai saat ini terbengkalai alias mangkrak.
Senasib dengan cetak sawah di Pulau Besar di Desa yang sama, pagu anggarannya Rp.1,5 miliyar  bantuan dari pusat juga gagal lahan ya tumbuh semak blukar, Ketua kelompoknya berinisial BS penduduk setempat.  Bantuan tersebut tahun 2012 petugas di lapangan pada waktu itu Kepala Pertanian menjabat sebagai Kepala Pertanian saat ini berinisial JK.  LHI berkali-kali menghubunginya di kantornya tidak ada di tempat, melalui HP pun tidak diangkat! Desa Tanjung Gadai bantuan cetak sawah !  
            Pemerintah pusat sangat komit membantu perkembangan cetak sawah di Kepulauan Meranti, serta alat-alat keperluan sarana cetak sawah sampai menumpuk di depan kantor petanian pada waktu itu di kecamatan mana mendapat bantuan alat-alat tersebut? Dan sampai dimana tingkat keberhasilan cetak sawah di tengah-tengah masyarakat Petani di Kabupaten Kepulauan Meranti ?
            Ketua LSM PIKKI Riau mempertanyakan masalah pupuk subsidi di Kabupaten Kepuluan Meranti untuk memenuhi kebutuhan para petani, yang tidak jelas.  Karena itu, pemerintah  pemerintah pusat harus mengaudit seluruh bantuan   diperiksa demi terwujudnya kesejahtraan masyarakat petani di Kabupaten Kepulauan Meranti (RAMLI ISHAK)




Post a Comment

0 Comments