Kader Aswaja Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Kab Pangandaran Menggelar Ramadhan Sosial


Pangandaran LHI

Dalam Bulan Puasa tahun ini Kader Aswaja Persatuan Guru Nahdhatul Ulama (PERGUNAU) Kabupaten Pangandaran menggelar Ramadhan sosial pada Senin (3/5/2021).

Rangkaian acara diawali dengan bersholawat, Santunan kepada anak yatim, Tausiyah dan Buka Puasa Bersama , dengan mengangkat tema "Menguatkan Keimanan dan Solidaritas

Sosial Mahasiswa di Tengah Pandemi"

Kegiatan diselenggarakan di Pondok Pesantren Bani Husen, desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran kabupaten Pangandaran.

Dalam kegiatan ini turut hadir Ketua PC PERGUNU, PC PMII Pangandaran, Aliansi Mahasiswa (ALAM) Cigugur, Ikatan Mahasiswa Langkaplancar (IKMAL), Forum Mahasiswa Cimerak, Mahasiswa Parigi (MASAGI) dan puluhan santri.

Tian Kadarisman ketua kader Aswaja PERGUNU kab. Pangandaran menyampaikan, sangat berterimakasih kepada seluruh tamu undangan dan panitia yang ikut mensukseskan sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini bermaksud untuk mempererat tali silaturahim sesama kader aswaja dan para senior kemudian untuk menumbuhkan jiwa sosial bagi kader aswaja Pergunu. "Apalagi ini di bulan suci Ramadhan mari kita  terus berlomba lomba dalam kebaikan, meningkatkan ibadah dan beramal soleh.

Karena selain kita harus terus berdzikir, dan berpikir kita pun harus beramal soleh.

Ketua PC Pergunu Kabupaten Pangandaran, Noval Muhajir Taufiqurohman,.S.Pd.Gr. Mengatakan, saya sangat bangga kepada kader Aswaja Pergunu Kabupaten Pangandaran karena sampai saat ini masih bisa terus progresif dalam setiap gerakannya.

Kader Aswaja harus bisa terus progresif dan terus menjaga kekompakan dengan baik .

Karena,  dengan memperkuat silaturahim  dapat menjadi modal utama persatuan dan menambah kreativitas, memunculkan ide dan gagasan sehingga akan mempercepat dan kemajuan sehingga kita akan lebih kuat dan cepat dalam menyebarkan ideologi islam ahlussunnah wal jama'ah Annahdliyah.

Agenda silaturahim  ini harus benar-benar dihidupkan. Kita rajut kembali satu per satu semua kalangan, agar menjadi satu kesatuan yang utuh dan kuat karena dalam melaksanakan kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa memiliki, rasa cinta dan rasa kepekaan sosial terhadap sesama, pungkasnya (AS)*

 

 

Post a Comment

0 Comments