Kantor BPKAD Kab.Labuhanbatu Selatan Digeladah oleh Tim Reskrimsus Poldasu


Labusel, LHI
Sempat heboh di lingkungan perkantoran Pemkab Labusel pada hari Kamis kemarin,Tim Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Tipikor Poldasu menggeledah kantor Badan Pengelola Keuangan,dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan di komplek perkantoran Kantor Bupati di Desa Sosopan Kecamatan Kotapinang   
            Tampak pengawalan ketat oleh personil kepolisian dari Polres Labuhanbatu dan Polsekta Kotapinang Labuhanbatu Selatan saat penggeledahan dilakukan didalam kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Labuhanbatu Selatan serta terlihat sejumlah personel Tipikor Poldasu mengenakan jaket berwarna hitam membawa kotak transparans yang bertutup warna hijau diduga berisikan berkas atau data yang disita petugas dan membawa ke dalam mobil. Suasana penggeledahan perkantoran itu mengundang perhatian para aparatur sipil negara (ASN) di komplek tersebut.
            Usai melakukan penggeledahan Kompol Onggop Sihombing, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan,"Ya,kita akan terus memeriksa,”ujarnya
Saat ditanya, tentang tersangka, Onggop menjelaskan.,"Tidak menutup kemungkinan tersangka pasti ada, dan kita menggeledah ruangan kepala Badan Pengelolaan keuangan Aset Daerah dan ruangan Bendahara, serta menyita sejumlah berkas atau data, untuk proses lebih lanjut."jelasnya
            Diduga penggeledahan terkait penyelewengan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2013 hingga 2015 yang menyeret nama 2 oknum Bupati,  yakni oknum Bupati Labuhanbatu selatan ( Labusel),  WAT dan Labuhanbatu Utara (Labura), KSS.
Hal yang sama dilontarkan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Tipikor Poldasu, Kombes Pol Rony Samtana, dikonfirmasi  Kamis (18/7-2019) perihal penggeledahan kedua kantor keuangan di dua Pemkab tersebut, membenarkannya."Ya benar ada tim yang turun. Ke Pemkab Labusel dan Labura," katanya.
            Rony juga mengakui penggeledahan itu terkait kasus dugaan penyelewengan pajak yang tengah ditangani pihaknya. Bahkan, dia juga membenarkan tim yang turun menyita sejumlah berkas dari dalam kantor yang bersangkutan.
Saat ditanya, apakah pengembangan kasus penyelewengan dana pajak tersebut akan menyeret kedua oknum Bupati itu sebagai tersangka, beliau mengatakan tidak menutup kemungkinan."Kita pelajari semua hasil pengeledahan, hasil pemeriksaan, keterangan para saksi. Kita akan kaji semuanya," tegas dia.
            Sementara itu, sejumlah pejabat di Labusel, seperti Kabag Humas Irsan, dan Kadis BKAD AZ belum ada yang bisa dimintai keterangan, terkait pemeriksaan tersebut dihubungi melalui seluler juga tidak menjawab.
            Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua oknum Bupati Labusel dan Labura. Hingga kini, kedua oknum Bupati tersebut  berstatus saksi.(IRFAN PULUNGAN)***


Post a Comment

0 Comments