Diduga Korban Pemerkosaan Secara Paksa di Kecamatan Buay Pemaca Meminta Keadilan

.

OKU Selatan LHI
Sangat tragis diduga pemerkosaan secara  paksa korban bernisial H (18)  bin Ht tinggal di  Dusun Lima Desa Tanjung Sari Kecamatan Buay Pemaca  Kabupaten OKU Selatan diduga pelaku berinisial S kejadian diduga pemerkosaan secara paksa di rumah korban pada tanggal 17 Desember 2018. Hasil wawancara dengan korban Kronologis kejadian pada taggal 17 Desember 2018 korban H dengan ibunya kondangan di Desa setempat tapi korban pulang ke rumah sendiri karena dalam keadaan sakit. Sesampai dirumah korban tidur di kamarnya lalu datanglah tersangka S minta air minum melalui jendela kamar. Korban membukakkan pintu rumah, setelah di dalam rumah tersangka S langsung menyergap korban H dari belakang dan di seret di paksa masuk ke kamar, setelah di kamar korban di tiduri lalu baju dan bh korban di lepas paksa sedangkan celana di bukak dan di turunkan oleh tersangka S, korban di tidurkan paksa sambil di setubuhi korban terus menerus berteriak untuk minta pertolongan. Ibu korban pulang ke rumah setelah dekat rumah  terdengar teriakan dari rumahnya ada yang minta tolong bergegaslah ibunya ke rumahnya sesampai di rumahnya ibunya juga bertanya dan berteriak dari luar rumah, ada apa, ada apa. Depan rumahnya  terlihat ada motor di atasnya pisang dan sebilah golok. Ibunya bukak pintu rumah ternyata ada yang diduga pelaku S, pelaku keluar dari rumah korban, ibunya bertanya pada pelaku ada apa, tidak apa apa buk jawab pelaku.  Lalu Ibu korban langsung mencari anaknya ternyata ada di kamar sedang terlungkup dengan tidak memakai baju sambil menangis. Ibu nya bertanya ada apa nak lalu korban menceritakan sambil menangis kejadian yang tersebut di atas.
Saat di wawancarai beberapa media, Ibu korban mengatakan ",membenarkan kejadian itu dan mengatakan setelah kejadian  tersebut hari itu juga keluarga korban melaporkan kepada kadus lima Rudi hartono Desa Tanjung Sari hadir dari pihak korban karlian Amrul, Nit dan muksin sedangkan dari pihak pelaku  hadir  Nurhadi, Nispan, sepakat untuk damai dengan membayar denda,  tiba tiba hari itu juga ada panggilan dari polsek Buay Pemaca di minta untuk datang semua, korban dan keluarga datang ke Polsek Buay Pemaca begitu juga diduga pelaku dengan keluarganya. sewaktu korban H di  visum di Puskesmas Kecamatan Buay Pemaca hasilnya positif dan ada tanda kekerasan sewaktu visum di dampingi oleh orang tua korban, dari pihak  polsek dan dari pihak korban Nurman, Unyil, Hernan, candra dan kesehatan ,Desa Tanjung sari dan setelah itu terjadi perdamaian yang menimbulkan bertanyaan  ",ujar ibu korban
Masih kata ibu korban kami ini pusing, kesal dan merasa tertipu setelah ada perdamain hampir dua bulan ini, denda yang di janjikan tidak di penuhi oleh pelaku.  Sedangkan korban setelah kejadian itu korban dua kali mau bunuh diri di karenakan malu dan jengkel. Korban mau bunuh diri pertamanya dengan cara gantung diri di sumur belakang rumah kepergok oleh kedua orang tuanya, yang kedua kalinya mau bunuh diri dirumahnya dengan cara menujah diri sendiri pakai pisau dapur kepergok oleh keluarganya. Dan sekarang ini korban sering pingsan. Untuk itu kami tidak terima perdamaian itu karena merugikan kami dan meminta keadilan ujar ibu korban.
Pada hari Jum,at tanggal 1 februari 2019  korban meminta kepada kuasa hukum Dicky Irawan.SH untuk menjadi pengacaranya. dan hari itu juga korban di temani keluarganya dan di dampingi kuasa Hukum mendatangi Reskrim Polres OKU Selatan untuk meminta keadilan.Di Reskrim di terima oleh Kasad Kurniawi H Barmawi, S.IK dan KBO Riyadi. Setelah pertemuan korban pingsan di ruangan Reskrim.
Dicky Irawan SH. Kuasa Hukum korban pada saat di wawancai beberapa media mengatakan hasil pertemuan.Hari senin taggal 4/2/2019 akan dilakukan pemanggilan untuk datang ke polres kepada pihak pihak yang terkait untuk mencari kebenaran tentang hak korban untuk keadilan, apabila Hari senin tidak juga selesai mungkin selanjutnya masalah ini akan saya bawa  ke POLDA SumSel ujar Dicky Irawan.( Bas, Rahim )***

0 komentar:

Post a Comment

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR