Sebanyak 339 KK Korban Puting Beliung Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur Tuntut Nasib ke Bupati Baru

.

Bogor,LHI
Ternyata ada hal tersimpan dan menjadi unek- unek warga di Kabupaten Bogor,terkait tuntutan bantuan atas bencana Angin Puting Beliung 2 Tahun yang lalu?.
            Masyarakat dibantu LSM KPK ( Komunitas Pemantau Korupsi) NUSANTARA , DPC Kab.Bogor Abdul Hanipah alias Ucok menuntut kejelasan atas bantuan pemerintahan Kabupaten Bogor ada atau tidak disalurkan,karena data dan berkas tersebut sudah di ajukan lengkap warga saat itu.
Menurut   Abdul Hanipah , warga jelas menuntut keadilan atas musibah yang tentu menjadi ranah tanggung jawab Pemda karena ada anggaran dan dana bencana dari alokasi APBD." Kami akan meminta dan menuntut Pemkab bogor,kenapa tidak ada kelanjutan informasi bantuan itu.Sedangkan laporan detail berupa kondisi dan gambar serta data Foto copy KTP dan KK warga korban telah di lengkapi.Kenapa sudah 2 tahun ini tidak ada kabar berita nya,ternyata semua berkas 339 KK cuma di pendam di kantor Desa Pabuaran.
            “Kami menuntut bukti dan janji pelayanan masyarakat dari aparat desa sampai kecamatan juga SKPD dan Sekda,saudara Adang Suptandar.Kenapa Kepala Desa tidak peka,musibah 339 KK di wilayah desa sendiri di abaikan, tanpa kejelasan hingga berganti sekarang Bupati baru" kata Abdul Hanipah.
Ditambahkanya LSM KPK Nusantara akan konsen dan fokus ,pada investigasi dana bantuan bencana atau musibah angin Puting Beliung ini,sehingga jelas apa betul pemkab Bogor tidak memberikan bantuan satupeserpun atau ada indikasi Tikus dan kecoa dibalik bantuan bencana ini,padahal jelas dana daerah tanggap bencana itu milyaran rupiah dari APBD.Kami tekankan Bupati baru hari melek dan tahu masalah ini,sampai kapan pun yang menjadi bagian hak masyarakat dalam bentuk apapun akan  tetap di perjuangkan,sampai napas terakhir,tegas Ucok pada awak media. (AK-GS)


0 komentar:

Post a Comment

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR