Terkait Bantuan Kempang, Tim Inspektorat Kab.Meranti Lakukan Pemeriksaan ke Desa Mekong

.


Selatpanjang, LHI  
Pada hari Kamis, 20 Desember 2018 pukul 10.00 WIB,  Tim Inspektorat Kab.Meranti  turun ke Desa Mekong mengadakan pemeriksaan di ruangan Kepala Desa Mekong Rachman. Informasi dari sumber yang dipercaya, turunnya Inspektorat Kab.Meranti terkait masalah bantuan kempang
yang diterima oleh pengelola kempang Desa Mekong sebagai alat transportasi penyeberangan kepentingan masyarakat antar pulau yaitu penyeberangan dari Pelabuhan Desa Mekong ke Desa Semukut melalui Selat Rengit.
                  LHI segera turun ke lapangan, menemui salah seorang staf Pemdes Mekong dan dia membenarkan adanya  Tim Inspektorat berada di ruangan Kepala Desa Mekong memeriksa Pengelola Kempang. Sekitar 10 menit, LHI duduk diruangan tamu di Kantor Desa Mekong sambil menunggu Tim Inspektorat selesai memeriksa Pengelola Kempang.
                  Ketua Tim Inspektorat bernama Peran membenarkan pihaknya melakukan pemeriksaan, tetapi tidak menjelaskan secara gamblang perihal pemeriksaan tersebut kepada awak media. “Maaf, saya tidak bisa memberikan keterangan kepada siapapun terkait pemeriksaan ini, termasuk kepada wartawan. Itu kewenangan pimpinan,”jelasnya.
                  Kades Mekong Rachman saat ditemui LHI di kediamannya mengatakan pelabuhan penyeberangan Desa Mekong memang ada menerima kempang sebagai transportasi untuk penyeberangan masyarakat antar pulau melalui Selat Rengit! “Bantuan kempang tersebut tidak sesuai dengan keadaan jembatan yang telah tersedia, karena kempang tersebut pakai lunas kalau diteruskan untuk transportasi dikhawatirkan membahayakan penumpang dan kendaraan seperti honda karena kempang tersebut membawa orang dan honda untuk meneruskan perjalanan darat antar pulau! Karena Kabupaten Kepulauan Meranti di kelilingi Selat dan Sungai.”jelasnya.
                  Walaupun kempang bantuan Pemda Meranti tidak dapat difungsikan, lanjut Kades Mekongm tetapi lalulintas penyeberangan masyarakat tetap lancar dan aman, karena masyarakat di Desa Mekong ada memiliki kempang untuk difungsikan. Sebagai kendaraan penyeberangan lalu lintas antar pulau, demi kepentingan masyarakat. Sesuai dengan program Bupati yaitu Merangkai Pulau. “pungkasnya.(RAMLI ISHAK) ***

0 komentar:

Post a Comment

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR