Pekerjaan Dana Desa Sidorahuyu Diduga Diborongkan Kades dan Tidak Sesuai RAB

.

OKU Selatan, LHI
Pekerjaan Dana Desa (DD) di Desa Sidorahuyu Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan diduga asal jadi dan pembangunannya diborongkan kepala desa kepada pihak lain. Terkait penggunakan Dana Desa (DD) 2018 yang dikucurkan pemerintah pusat yang bertujuan Untuk memberdayakan masyarakat desa namun di Desa Sidorahayu Kecamatan Buay Pemaca, pekerjaan Dana Desa (DD) diborongkan ke masyarakat luar desa, bukan dikerjakan oleh masyarakat yang ada di desanya sendiri  peruntukan pemberdayaan diduga tidak sesuai yang diterima oleh si penerima. Juga ada dugaan penanda tanganan SPJ dipalsukan oleh oknum kades.
            Pekerjaan itu kalau di borongkan  tentu pemborong juga akan akan mendapatkan hasil dan keuntungan dari pekerjaan tersebut, pemborong supaya mendapatkan  hasil dari pembagunannya bisa saja salah satunya dengan cara mengurangi volume tebal di samping di tengah tipis.
Wartawan   LHI pada waktu melihat dan mengambil gambar di lokasi pekerjaan sebelum d cor tidak ada hamparan plastik dan tidak ada hamparan sirtu  pengerasan apalagi kalau semennya kurang tidak sesusi dengsn RAB. Jadi dari hasil pembangunan yang ada di Desa tidak maksimal Pembangunanya akan  cepat rusak, yang membuat masyarakat setempat merasa kecewa sebagai penguna jalan dan azas manfaatnya tidak lama.
            Pekerjaan jalan rabat beton Desa Sidorahayu diduga diborongkan oleh kepala desa ke masyarakat luar desa itu di Dusun Tujuh dan Lapan. Bagian angkut matrial memang diperkerjakan masyarakat desa setempat. Bahkan ada dugaan pekerjaan jalan rabat beton di Dusun Satu itu digotongroyongkan yang dikerjakan oleh masyarakat setempat.
             Masyarakat pengguna azas manfaat mungkin sangat kecewa atas sikap kades dengan pekerjaan tersebut yang anggaran nilainya bukan sedikit, mencapai ratusan juta rupiah bahkan hampir senilai (satu milyar rupaiah) yang di kucurkan melalui program DD untuk di alokasi kesemua pekerjaan baik itu berupa fisik ataupun non fisik.berupa Fisik sudah diborongkan oleh oknum kades kepada masyarakat luar Desa,>Sementara di desanya sendiri banyak pengangguran yang mempunyai di bidang tukang bangunan namun tidak di berdayakan oleh oknum Kades serta pihak Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa.
            Seharusnya pekerjaan sebelum di borong koordinasi terlebih dahulu bersama warga setempat mengenai kesanggupan warga untuk bekerja,namun ini hingga bangunan DD  selesai  tidak ada yang namanya kordinasi sama sekali tentang kegiatan DD seakan terkesan tidak transparan dalam pelaksanaannya.
Seharusnya Sebelumnya pelaksaan semua pembangunan yang ada di desa di mulai kordinasi dengan Tim TPK apakah semua kegiatannya sudah mengacu dengan  APBDes yang mengatur dalam pengelolaan program  Dana Desa. Karena masyatakatlah  yang merasakan dari semua hasil bangunan yang ada di Desa di duga terkesan asal jadi ini bisa saja akibat dari hasil semuanya pekerjaan di borongkan.
            Pada instansi terkait seperti Inspektorat Kab.OKU Selatan dalam menjalan tugas monitoring pekerjaan yang ada pada semua bangunan di Desa Sidorahayu apakah pembangunannya sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) apa belum,salah satunya melanggar aturan pekerjaan di borongkan. Bila ada hal lain juga terbukti menyalahi aturan. harap di tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.
            Hingga berita ini terbitnya kades tidak bisa di komfirmasi. langsung ke rumahnya tidak ada .( Bas, Rahim )****


0 komentar:

Post a Comment

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR