Ketua LSM PEKKI Riau Berharap Kasus Yang Ditangani Penegak Hukum Terang Benderang

.

Selatpanjang. LHI.
Baru-baru ini oknum Kaur dan Sekdes desa serta oknum di Pemda di panggil Kejaksaan Negeri Kab. Meranti untuk dimintai keterangan., Begitu juga dengan oknum mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti di panggil Kejaksaan Tinggi Riau mengenai software komputer untuk perlengkapan UNBK/ Ujian Berbasis Komputer di Kabupaten Kepulauan Meranti.
                  Sekitar 2 bulan, M. Raffi melaporkan kasus Pembangunan Rumah Nelayan di Desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu, dana anggaran Proyek tersebut dari Provinsi Riau Pekanbaru, sebesar  Rp.16 Milyar   sudah di laporkan juga di Kejaksaan Negeri Selatpanjang! Termasuk juga masalah Jalan Sungai Niur Alahair dibangun sesuai dengan papan plang terpampang dipinggir jalan yang dibangun dan tidak ada rumah-rumah masyarakat.
                  Mantan Ketua BP2KM sangat menyesalkan pembangunan palan tersebut, “Kok membangun jalan yang tidak ada rumah masyarakat?, Apakah ada tanah pejabat? Inilah menjadi sebuah pertanyaan bagi masyarakat.
                  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab.Meranti  Ikhwani, sewaktu dikonfirmasi  LHI menyangkut dipanggilnya Kaur Desa Mekong oleh Kejaksaan, dia mengaku   tidak tahu masalah desa! Masalah desa adalah tanggung jawab Bupati!  
                  Ketua LSM PEKKI Riau Muhammad Rasyid dengan adanya ekspos berita di Lintas Hukum Indonesia semoga kasus yang sudah ditangani oleh pihak penegak hukum mendapat terang menderang. “Semoga pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti bermanfaat bagi masyarakat kedepannya tidak ada lagi pembangunan alias gagal.” Katanya.(RAMLI ISHAK)  


0 komentar:

Post a Comment

Retromantic 9

Retromantic 9

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR