Barlya Halim Tambusai : “Banjir Genangan Air Hujan di Kota Selatpanjang Seolah-olah Dibiarkan”

.

Selatpanjang, LHI.
Barlya Halim Tambusai, seorang tokoh masyarakat di Selatpanjang Kab.Meranti menanggapi  tanggapi berita di media online LINTAS HUKUM INDONESIA   “Tiap Musim Hujan, Ruas Jalan di Pusat Kota Selatpanjang Selalu Tergenang Banjir”, yang dimuat beberapa waktu lalu.
                  “Kami sangat berterima kasih atas kejelian LHI mengekspos berita banjir tersebut! Masalah banjir genangan air hujan di dalam Kota Selatpanjang bukan rahasia umum lagi. Berpuluh-puluh tahun lamanya semenjak Selatpanjang masih Kecamatan Kabupatennya Bengkalis, sekarang menjadi Kabupaten Kepulauan Meranti ! Banjir beum juga teratasi,”ujarnya
                  Dia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Meranti hampir 10 tahun roda pemerintahannya! Sampai hari ini masalah banjir genangan air hujan belum mendapat perhatian dari pihak-pihak yang terkait. Genangan air hujan yang sangat memprihatinkan, adalah permukiman masyarakat tanah lot Jalan Revolusi, genangan airnya sampai masuk ke dalam rumah, masyarakat Jalan Kartini di depan hotel berbintang dan sebuah sekolah SD termasuk gedung sekolah kalam kudus, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tengku Umar semua ruas jalan tersebut terkena imbas genangan air hujan, apabila hujan ½ jam saja penuh dengan genangan air air hujan di dalam Kota Selatpanjang!
Boleh dikatakan got-got dipersimpangan jalan alias buntu tak berfungsi airnya tak mengalir,
                  Hal senada diungkapkan Ramli Ishak , tokoh masyarakat putra  Desa Kuala Merbau mengatakan,  sebenarnya di dalam Kota Selatpanjang ada  4 buah sungai! Yakni Sungai Borot,   Sungai Juling,   Sungai Nipah, dan  Sungai Alahair. Ini semua komponen saluran pengaliran air, apabila difungsikan! Kita semua tau membangun itu bukan semudah membalikkan telapak tangan.
                  “Peristiwa genangan air hujan di dalam Kota Selatpanjang sudah menahun lamanya di permukiman masyarakat di dalam Kota Selatpanjang, ini sangat mengganggu masyarakat yang terkena genangan air, apabila hujan turun 1 jam saja genangan air masuk ke dalam rumah dan deretan masyarakat berjualan di jalan imam bonjol selatpanjang terganggu aktifitas jualannya juga.  Masyarakat berharap kepada Gubernur yang baru terpilih baru-baru ini semoga dapat kiranya mengatasi masalah banjir di Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti. “ungkap Ramli Ishak mengakhiri obrolan.(PONIATUN) ***

0 komentar:

Post a Comment

Retromantic 9

Retromantic 9

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR