Tiap Musim Hujan, Ruas Jalan di pusat Kota Selatpanjang Selalu Terkena Banjir

.

Selatpanjang,  LHI.
Banjir genangan air hujan. Puluhan tahun di Selatpanjang belum mendapat perhatian dari pihak yang terkait di Kabupaten Kepulauan Meranti. Apabila hujan 30 menit saja, semua ruas jalan di persimpangan jalan genangan air hujan sangat menganggu masyarakat berlalu lintas. Jalan yang sangat parah adalah Jalan Revolusi Tanah Lot permukiman rumah masyarakat yang sangat padat.
Jalan kartini di depan SD Nomor 5 dan berdirinya sebuah hotel boleh dikataka Hotel Berbintang tidak ada tempat pembuangan airnya. Dampak banjir tersebut masuk kedalam rumah masyarakat.
                  Selain dari Jalan Revolusi Tanah Lot, banjirnya yaitu dari Jalan Imam Bonjol Depan SD Nomor 8 dan tergabung beberapa SD di jalan tersebut. Termasuk juga Jln Tengku Umar di persimpangan Jalan Siak dan di persimpangan jalan Diponegoro, boleh dikatakan semua persimpangan Jalan didalam Kota Selatpanjang tergenang air hujan.
                  Peristiwa banjir air hujan bukan rahasia  umum lagi di Selatpanjang, Selatpanjang masih berstatus Kecamatan sampai menjadi sebuah kabupaten sudah hampir memaasuki 10 tahun Selatpanjang kita masih menanggung beban banjir. Hasil pantauan Ketua LSM PEKKI Riau Muhammad Rasyid semua got di persimpangan Jalan paritnya tertutup dan airnya tak mengalir alias buntu. “ Kalau pihak-pihak yang terkait jeli menangani masalah banjir air hujan di dalam Kota Selatpanjang di tengah-tengah Kota Selatpanjang ada 3 buah Sungai untuk di fungsikan yaitu 1 Sungai Borot, 2. Sungai Juling. 3. Sungai Suak Nipah.”
                  Kota  Selatpanjang juga di kelilingi oleh 3 Selat, 1 Selat Air Hitam, 2. Selatpanjang, 3. Selat Rengit.
Di semua komponen sungai dan selat tersebut bisa di fungsikan untuk di pmanfaatkan pembuangan genangan air hujan, puluhan tahun menjadi langganan banjir air hujan di dalam Kota Selatpanjang (RAMLI ISHAK).


0 komentar:

Post a Comment

Retromantic 9

Retromantic 9

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR