Penggiat Anti Korupsi Laporkan Anggaran Kegiatan Kesra Setda Musi Rawas ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau

.

Musi Rawas, LHI
Akhirnya penggiat anti korupsi yang ada didaerah ini, mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM- PEKO), Jum`at ( 2/11/2018) kemarin mendatangi Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, guna melaporkan anggaran kegiatan Kesra Setda Kabupaten Musirawas-Provinsi Sumatera Selatan, (Sum-Sel).
            Menurut Andi Lala, selaku Koordinator LSM PEKO menyampaikan, ia bersama rekannya mendatangi kantor kejaksaan untuk melapor anggaran yang sudah dilaksanakan pihak Kesra Setda Kabupaten Musi Rawas mengunakan dana APBD ditahun 2017 lalu maupun tahun 2018 ini, " Kita memberi laporan ini, bertujuan guna menyelamatkan uang rakyat, Sehingga bagi oknum yang terindikasi melakukan kecurangan di saat mengelolah maupun membelanjakan anggaran tersebut dapat bertanggung jawab atas perbuatannya, 'ujar Andi.
Lebih lanjut, Andi mengatakan anggaran yang terbilang fantastis ini, salah satunya yakni, menyangkut anggaran kegiatan penyelenggaraan keberangkatan umroh tahun 2017 lalu menelan dana sebesar Rp 2,3 Miliar.
            Dimana kegiatan tersebut diduga banyak tahapan lelang yang tidak dilaksanakan serta Visati yang dilakukan Pokja ULP Musirawas tidak dilaksanakan. Bahkan anggaran dana di tahun 2108, kembali bagian Kesra Setda Musirawas menganggarkan sama yakni penyelenggaraan keberangkatan umroh dengan dana sebesar Rp 2,4 miliar mengunakan perusahaan sama juga yakni PT KAISA ROSSIE.
            Hal tersebut tentu dicurigai dan terindikasi adanya dugaan arahan oknum tertentu terhadap perusahaan yang kembali memenangkan tender tersebut." Kita mau adanya kejujuran, Apalagi ini menyangkut masalah angggaran khususnya kegiatan keagamaan, Ada asap pasti ada api. Jadi bukan anggaran umroh saja kita pantau dan investigasi termasuk juga dugaan Over Lapping (Tumpang tindih) dan termasuk dugaan Mark up (Pembekakan) anggaran mulai dari belanja makmin (makan minum) anggaran perjalanan dinas, maupun belanja barang lainnya tak luput akan kita laporkan, diantaranya kegiatan itu menyangkut pengadaan belanja sewa mobilitas darat Rp. 180 juta, Penerapan Nilai-nilai religius Rp. 56 Juta, Termasuk pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran(MTQ) sebesar Rp 677 Juta,"ungkap Andi seraya meminta agar pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, untuk sesegera mungkin memanggil dan memeriksa kepala bagian Kesra Setda Kabupaten Musirawas, selaku Kuasa Penguna Anggaran (KPA), Kasubag Kesra selaku (PPTK) Bendahara, pihak panitia lelang/Pokja ULP serta tim PPHP.
            Sementara itu, Muhammad Yusran Amri selaku Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Musi Rawas ketika diminta tanggapannya terkait adanya laporan penggiat anti korupsi ke aparat penegak hukum, Ia terkesan menolak, dengan dalih dirinya hanya siap memberikan keterangan akan tetapi di hadapan tim APIP bersama LSM tersebut " Kita-kan ada tim Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), Kita siap memberikan keterangan terkait anggaran yang sudah belanjakan"kilah Yusran.** (AK/ Tim)****

0 komentar:

Post a Comment

Disdukcapil Kota Banjar

Disdukcapil Kota Banjar

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR