Ketua LSM PEKKI Riau Bicara Soal “Tidak Tahunya” Kepala Dinas PMD Kab.Meranti

.

Selatpanjang, LHI.
Ketua LSM PEKKI Riau Muhammad Rasyid mengucapkan, berterima kasih kepada LINTAS HUKUM INDONESIA yang baru-baru ini telah banyak mengekspos berita dengan Judul Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kepulauan Meranti tidak menanggapi masalah Pemdes Mekong ketika LHI menanyakan masalah Kaur Pemerintah Desa Mekong di panggil Jaksa meminta keterangan masalah uang bantuan desa tahun 2014 sampai 2018.
                  Dengan nada angkuhnya itu, “Saya tidak tau! “ jawabnya Kepala Dinas Drs.Ikhwani,M.IP, yang juga mengatakan masalah desa adalah tanggung jawab Bupati kecuali ada Surat Perintah Bupati. Kini timbul pertanyaan siapa sebenarnya bertanggung jawab pengawasan terhadap desa-desa  ??
Kalau begini jawabannya seorang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengatakan tidak atau terhadap masalah desa di khawatirkan uang bantuan terhadap desa-desa bermasalah, karena pengawasan di jajaran Pemda tidak berfungsi alias tumpul. Contohnya Kaur Pemdes dipanggil Jaksa baru-baru ini,  menurut keterangan yang sangat dipercaya bersentuhan dengan dana bantuan desa dan membawa dokumen aliran Pembangunan Desa Tahun 2014  sampai 2018.
                  “ Sebenarnya Jaksa juga  harus panggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab.Meranti   supaya terang benderang masalah bantuan desa-desa di Kabupaten Kepulauan Meranti karena kepala dinas tersebut hampir 10 tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Penberdayaan Masyarakat dan Desa. “ujarnya
                  Sebenarnya banyak keluhan seperti ada dugaan honor RT/RW belum dibayar alias beku belum cair. Tahun yang sudah berlalu salah satu contoh di Desa Tanjung Padang Kecamatan Tasik Putri Puyu menurut sumber! Kata Kepala Desa uang nya hangus timbul pertanyaan apakah terbakar??Ada dugaan pihak yang terkait di Pemda tidak mengevaluasi sejauh mana aliran resapan dana bantuan desa!! (RAMLI ISHAK)

0 komentar:

Post a Comment

Retromantic 9

Retromantic 9

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR