Polsek Rupat Utara Diduga Tidak Serius Tangani Kasus Wartawan Korban Kekerasan oleh Kades Titi Akar

.


Rupat, LHI
Polsek Rupat Utara diduga tidak serius dalam menangani kasus wartawan yang menjadi korban kekerasan dan penganiaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Titi Akar. Buktinya, kasus kekerasan dan  penganiyaan terhadap wartawan Alan Jeri Fanus  yang bertugas di Pulau Rupat oleh Kepala Desa Titi Akar  Sukarto pada 08 Maret 2018, hingga kini sudah memasuki  7 bulan , duga belum nampak tanda penyelesaiannya. Padahal pada SPDP  Nomor 03/ 111/ 2018, Sukarto alias Seli sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polsek Rupat Utara dinilai sangat lamban dalam menangani kasus ini, sehingga menimbulkan tanda tanya dan dugaan dugaan yang negatif
            ” Saya merasakan amat sulit untuk mendapatkan keadilan. Saya wartawan yang menjadi korban kekerasan dan penganiayaan oleh Kades Titi Akar Sukarto, ditangani aparat Polsek Rupat Utara. Tapi sampai sekarang, kasus itu ngambangm, tidak ada kepastian seolah Sukarto kebal hukum.”ungkapnya.
Pada mulanya,Alan mengaku berbesar hati, karena Polsek Rupat Utara dengan SPDP Nomor 03/ 111/ 2018   telah menetapkan Sukarto alias Seli sebagai tersangka. Namun sayangnya, kasus ini hingga sudah 7 bulan, Sukarto masih berkeliaran di luar tanpa ada proses hukum. Sukarto seolah kebal hukum dan aparat Polsek Rupat Utara tidak berkutik, ada apa?
“ Saya bertugas sebagai wartawan dilindungi UU No.40 / 1999 tentang pers. Pada Pasal 8 dijelaskan, bahwa   dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum. Kemudian Pasal 18 bahwa  Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).”
Alan mempertanyakan kasus ini kepada Polsek Rupat Utara baik itu surat SP2HP Nomor: sp2hp/03/V/2018/reskrim  perihal pemberitahuan perkembanga penyidikan, kemudan Laporan Polisi No.LP 03/111/2018/riau/bkls/sektor Rupat Utara tertanggal 8 Maret 2018 yang menetapkan Sukarto alias Seli sebagai TERSANGKA, yang ditandatangani IPTU Buha Purba,SH
            Dia sempat menghubungi Anggun juru periksa kasus tersebut via WA pada 18 Oktober 2018, jawabannya." Kendala belum ada pak, sy insyaallah Minggu depan kirim berkas. Agak terlambat karena di Bengkalis saya juga banyak kerjaan yang lain, tapi ttp sy prioritas Minggu depan perkara bapak sy dahulu kan. “jawabnya.
“Saya berharap, Propam Polres Bengkalis maupun Polda Riau segera turun ke lapangan, maksudnya ke Polsek Rupat Utara terkait kasus yang menimpa saya ini.”pungkas Alan Jeri Fanus. (TIM)***

0 komentar:

Post a Comment

Disdukcapil Kota Banjar

Disdukcapil Kota Banjar

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR