Ketua LSM PEKKI Riau Angkat Bicara Soal Peningkatan Jalan Menuju Semak Belukar di Kab.Meranti

.

Selatpanjang, LHI.
Ketua LSM PEKKI Riau Muhammad Rasyid tanggapi berita LHI online yang berjudul Ketua BP2KM sangat menyesalkan Peningkatan Jalan Sungai Niur Desa Alahair Timur menuju semak belukar yang tidak ada rumah masyarakat, sehingga menimbulkan pertanyaan mengapa pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman membangun Jalan tersebut? Apakah dapat fee alias imbalan?
                  Ada 5 batang jalan yang sama sumber sumber dana dari APBD Meranti Tahun 2018, 5 batang jalan  tersebut Plafon dananya lebih kurang Rp. 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah), ujarnya.
                  Ketua BP2KM mengatakan jalan tersebut sifatnya belum mendesak, masih banyak jalan yang rusak di Selatpanjang seperti Jalan antara menuju Jalan Poros Rintis rusak sangat parah sampai ditanam masyarakat pohon di lobang jalan tersebut.Jalan bakti juga rusak di samping kantor Lurah Selatpanjang Timur, jalan kantor Desa Alahair dan lain-lain. Sehingga dinas terkait seolah-olah memaksakannya.
                  Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti mengapa merestukan jalan-jalan 5 batang jalan tersebut ? membangun jalan tersebut? Membangun jalan menuju semak belukar! Yang tak ada rumah masyarakat.
Apakahada tanah-tanah pejabat di jalan sungai niur alahair? Untuk kepentingan menaikkan harga tanah sang pejabat?
                  Berkali-kali wartawan LHI mau menemukan Kadis  PU di Selatpanjang.
Menurut keterangan pegawai kantor dinas tersebut, bapak tidak ada di tempat /keluar kota.
                  Ketua LSM PEKKI Riau mengatakan bahwa ada proyek yang besarnya yaitu proyek peningkatan Jalan Pelabuhan Peranggas Sungai Kayu Ara di dua Kecamatan di Pulau Rangsang, proyek peningkatan jalan Pelabuhan Peranggas Sungai Kayu Ara menggunakan dana Anggaran dana alokasi khusus (DAK Penugasan) APBD Kabupaten Kepulauan Meranti  Tahun 2018 di laksanakan oleh PT Andam Dewi Lestari dengan Nilai Kontrak Rp.18.679.883.880. proyek tersebut dituding asal jadi dan diduga di kerjakan dengan tidak sesuai Sertifikasi Teknis di dalam Sebuah judul di Media Pusat, ini harus Penegak Hukum secara tegas menindaklanjutinya, pungkas Muhammad Rasyid. (RAMLI ISHAK)

0 komentar:

Post a Comment

Disdukcapil Kota Banjar

Disdukcapil Kota Banjar

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR