BP2KM Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Sei Niur Desa Alahair Menuju Semak Belukar

.


Selatpanjang, LHI.
Ketua BP2KM (Badan Perjuangan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti) sangat menyesalkan peningkatan Jalan Sei Niur Desa Alahair Timur  menuju semak belukar yang tidak ada rumah masyarakat, sehingga menimbulkan pertanyaan, mengapa pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman membangun jalan tersebut!
                  “ Ada 5 batang jalan yang dibangun di lokasi yang sama sumber dana dari APBD Meranti, 5 batang jalan tersebut menelan biaya lebih kurang Rp.05 miliar lebih. “ujarnya
                  Dia  mengatakan jalan tersebut sifatnya belum mendesak. masih banyak jalan yang rusak di Selatpanjang seperti Jalan Antara, jalan disamping Kantor Lurah Timur, Jalan Kantor Kepala Desa Alahair dan lain lagi, sehingga dinas terkait seolah memaksakannya.
                  Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti harus bertanggung jawab peningkatan jalan Sei Niur Alahair Timur sesuai dengan plang pekerjaan yang terpampang di ruas jalan yang dibangun menuju semak belur yang tak ada rumah. Apakah ada kepentingan politik? Apakah ada lahan tanah milik pejabat? Untuk kepentingan peningkatan harga tanah? Sang pejabat?
                  Bahkan sebuah media lokal menulis berita, Pusat Proyek Peningkatan Jalan Pelabuhan Peranggas Sungai Kayu Ara di 2 Kecamatan di Pulau Rangsang. Proyek Peningkatan Jalan Pelabuhan Peranggas Sungai Kayu Ara menggunakan dana anggaran dana Alokasi Khusus (Dak Penugasan) APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh PT. Andam Dewi Lestari dengan nilai kontrak sebesar Rp. 18.679.883.880 Proyek tersebut di tuding asal jadi dan di duga di kerjakan dengan tidak sesuai Sertifikasi Teknis.  
                  Ketua LSM PEKKI Riau Muhammad Rasyid memimta  supaya Kajati Riau memeriksa atas dugaan penyimpangan proyek milyaran rupiah di Kabupaten Kepulauan Meranti. Berkali-kali LHI ke kantor PU untuk mengkonfirmasi proyek tersebut kepada Kadis Pekerjaan Umum di Selatpanjang, kata Pegawai Kantor Kepala Dinas tidak ada di tempat.
                  Muhammad Rasyid mengatakan Jalan Poros Pulau Rangsang sangat memprihatinkan dari Desa Sonde ke Tanjung Kedabu maupun ke Tanjung Samak, seolah-olah Jalan Poros tersebut tidak ada perbaikan atau pemeliharaan jalan tersebut! Memang benar proyek peningkatan jalan pelabuhan peranggas sungai kayu ara Rp.18.6798.388 (Delapan belas milyar enam ratus tujuh puluh sembilan puluh delapan ribu tiga ratus delapan puluh delapan rupiah) tahun anggaran 2018, keadaan jalan tersebut sudah bopeng-bopeng dan terkelupas, aspalnya pun sudah terkikis.
                  Sebenarnya Pulau Rangsang harus mendapat perhatian khusus dari Pemerintah karena Pulau Rangsang termasuk Daerah terluar di Provinsi Riau. Penegak hukum harus bertindak tegas dugaan indikasi penyimpangan proyek tersebut ! (RAMLI ISHAK )))

0 komentar:

Post a Comment

Disdukcapil Kota Banjar

Disdukcapil Kota Banjar

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR