Proyek Drainase di Desa Kotowai Kec.Buay Pemaca Diduga Asal Jadi dan Tanpa Papan Nama Proyek

.

LHI OKU Selatan
Pekerjaan proyek drainase di Desa Kotowai Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Salatan tahun 2018 diduga asal jadi dan tidak mengutamakan kualitas bangunan yang dikerjakannya. Bahkan dalam pengerjaannya pun   tanpa memasang papan nama proyek untuk diketahui publik.
            Proyek drainase di Desa Kotowai lokasi di Dusun Satu depan kantor kecamatan ini tentu saja semakin menguatkan kecurigaan warga yang melihatnya, terutama  soal kualitas dan kuantitas bangunannya. Keadaan ini, sepertinya luput dari pengawasan petugas diduga pengawas dari PU Kab.OKU Selatan tutup mata, selama pelaksanaan proyek berjalan.
            Berdasarkan pantauan LHI di lokasi pekerjaan proyek drainase terkesan asal jadi, yang penting selesai dikerjakan,  sehingga diduga pekerjaannya tidak sesuai dengan RAB-nya. Pekerjaan drainase diduga kuat di bawahnya  tipis  di atasnya tebal dan ada drainase yang sudah lama ada itu di tambah atasnya sedikit  dan dindingnya di plester saja itu, tapi volumenya di hitung dari titik 0.0 dan adukan kurang semen.
Tidak terlihat papan nama di lokasi proyek, padahal sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 70 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perpres RI Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa dan penjelasannya, disebutkan, pemasangan papan nama proyek merupakan persyaratan yang harus dipenuhi, sebelum dimulainya pelaksanaan pekerjaan.
            Setiap dilaksanakannya pekerjaan proyek pembangunan pemerintah, kontraktor yang mengerjakannya wajib memajangkan atau memasang papan nama proyek yang mudah dilihat dan dibaca, sehingga menjadi informasi terhadap masyarakat sekitar. Untuk memudahkan bagi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan proyek tersebut di daerahnya. 
            LHI OKU Selatan pada saat menanyakan melalui HP kepada yang berinisial A yang punya proyek drainase,    mengakui “Yaa betul itu proyek saya,” katanya.  
Saat ditanya koq papan nama proyek tidak terlihat, di jawabnya ada tapi memang belum dipasangkan. Saat di tanya berapa tinggi, lebar bawah dan lebar atas di jawabnya lupa sambil menawarkan esok kita ketemu hari Rabu t(29-8 -2018). Keesokan harinya si A ditelpon tidak mau angkat malahan di rijek. Selang 2 jam di telpon lagi,  A mengatakan lagi di lokasi pekerjaan karena ada perbaikan. LHI ke lokasi tapi,  nyatanya A tidak ada , sedangkan tanda tanda perbaikanpun tidak ada. LHI pantau pekerjaanya terlihat titik 0.0 nya dari drainase yang sudah ada lama hanya saja sedikit dipoles.
            Seorang warga Desa Kotowai yang tak mau ditulis namanya  mengatakan bahwa papan nama proyek dari awal pekerjaan hingga pekerjaan selesai tidak melihatnya ada.Ketika  di tanya siapa yang punya proyek di jawabnya tidak tahu dan pada saat ditanya bagaimana kualitas pekerjaan drainase tersebut “Kalau ditanya kualitas pekerjaan, saya  kurang tahu, karena bukan ahlinya. Namun,kami berkeinginan  drainase tersebut bisa bermanfaat dan tahan lama alias tidak cepat rusak,”ungkapnya. (BAS/RAHIM)****

0 komentar:

Post a Comment

Disdukcapil Kota Banjar

Disdukcapil Kota Banjar

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR